PROMO JANUARI 2017

Showing posts with label kisah sukses. Show all posts
Showing posts with label kisah sukses. Show all posts
Abu Syauqi, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda

Abu Syauqi, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda

Tag: Abu Syauqi Bandung, Profil Deni Triesnahadi Abu Syauqi

Ustadz Abu Syauqi adalah jebolan Lipia. Terpaksa berhenti kuliah karena sakit liver. Alhamdulillah sekarang sehat wal afiat. Pria dengan nama asli Deni Triesnahadi ini di usianya yang masih tergolong muda telah memiliki 6 anak yang sukses berbisnis. Keluarga Abu Syauqi tergolong ramai dengan cucunya yang sudah 5 orang.

Abu Syauqi bandung, Tips Sukses Pengusaha Muslim Muda lisubisnis.com bisnis muslim

Anak beliau di usia 15 tahun sudah bisa memiliki dua rumah. Menurut beliau, 4 dari 6 orang anaknya selepas SMP tidak disekolahkan. Anak Abu Syauqi disuruh magang di kantornya dan ambil ujian persamaan. Meski tak sekolah di jenjang SMU tapi bisa lulus dari kampus favorit. Diterima di berbagai perusahaan besar dan gaji menggiurkan. Anaknya ikut test untuk menguji kepercayaan dirinya bahwa ia mampu andai mau. Toh akhirnya cinta pada dunia bisnis lebih dipilihnya ketimbang bekerja pada perusahaan orang.

Pada usia 18 tahun si bungsu anak ustadz Abu Syauqi sudah punya kantor dan punya karyawan. Anak Ketua DPP PKS ini menikah di usia muda. Si bungsu menikah pada usia 19 tahun karena bisnisnya bagus dan tidak mau terjebak pergaulan yang tak syar'i. Sebuah hal langka untuk ukuran saat ini.

Mengapa ustadz Syauqi bisa kaya? Menurut beliau karena ia sering ditipu dan dari situ ia belajar bangkit setiap kali jatuh. Pernah punya BMT dengan 48 kantor tapi semua tumbang karena ketipu orang. Kerugiannya mencapai 18 milyar. Meski tertipu ia bangkit lagi.

Saat ini dalam usaha sejenis dari satu aset saja bernilai 300 milyar. Pendiri salah satu lembaga sosial di Indonesia (Rumah Zakat) ini pernah pula diuji saat kambing ternaknya mati 3.000 ekor dalam setahun. Toh ia bangkit lagi. Nasihatnya jadikan kerugian yang menimpa masuk sebagai harga pokok/dasar untuk kesuksesan. Catat ini sebagai ongkos modal. Saat ini ustadz Syauqi proses membangun rumah sakit terlengkap. Tentu saja sebelumnya ia harus gagal berkali-kali untuk bisa mewujudkan impiannya.

Calon pengusaha harus punya mindset kaya & mental baja. Tak punya uang itu sifatnya sementara tapi miskin itu selamanya. Perbedaannya hanya pada mental.

Cara untuk merubah mental, kita lakukan hal berikut ini:
1. Berhenti nonton acara tv/film tak bermanfaat.
Tidak ada pengusaha nonton tv, kecuali tontonan smart. Misal film "Dream come true" dan "The Secret". Camkan bahwa apa yang kita lihat akan menggeser isi kepala kita yang kelas karyawan.

Salah satu rekomendasi Smart TV adalah Stasiun Inspira TV milik Abu Syauqi. Bisa search di chanel digital.

2. Banyak Baca buku.
Pilih buku bergizi. Contoh Valentino Dinsi dan Robert Kiyosaki. Jika diantara kita bercita-cita jadi ustadz jangan sekali-kali nyari isi amplop. Datanglah ke masjid-masjid, bangun serta perbaiki apa yang kurang, beri sumbangan baru lanjut ceramah. Ustadz Abu Syauqi merehab salah satu masjid yang kemudian nyaman untuk ibadah dan mengisi quality time dengan family gathering. In sya Allah ahad depan diresmikan Aher di Bandung.

Jangan lupa baca good leader for good leader. Ingatlah bahwa pengusaha yang baik adalah pembaca yang baik. Siapkan waktu satu jam untuk baca buku. Namun sebelum itu semua ingatlah bahwa bagi pengusaha tilawah 1 juz tidak cukup. Jangan lupa sedekah yang banyak, sholat malam dan al-matsurat serta puasa sunah dijaga.

Menjadi pengusaha memang perlu mentor tapi andai tak punya pun jangan khawatir. ALLAH sebaik-baik mentor kita. So, baca buku dan ibadah itu wajib bagi pengusaha.

3. Lakukan Visualisasi.
Rumah ustadz Syauqi tipe 21. Maksudnya di atas tanah dua hektar satu rumah. Ini impian yang ia visualisasi sejak muda dan akhirnya bisa terwujud. Baca bukunya Rhonda Byrn agar mempermudah visualisasi kita. Buku ini adalah terjemah dari hadits dalam bahasa umum.

Jadi ingat ya Berhenti nonton film tidak jelas. Pilih film motivasi. Baca buku motivasi. Lalu visualisasikan.

Itu penting kita lakukan karena bisnis adalah bahasa-bahasa universal. Jika kita mengerti bahasanya maka kita pasti bisa. In sya Allah makin banyak orang shalih yang kaya dan tetap sederhana hidupnya. Kuat ibadahnya dan dermawan luar biasa. Kuncinya adalah Taqwalah pada Allah SWT maka Ia akan mengajarkan ilmunya.

Salam sukses 2 dunia. SHARE jika artikel ini bermanfaat J

Referensi dan sumber gambar:
Wiji Lestari Hamda (04/02/2017 @Masjid Asmaul Husna), liputan6.com
Pesan Jack Ma untuk Anaknya, 8 Nasehat Bijak Pengusaha Paling Sukses di Cina (CEO alibaba.com)

Pesan Jack Ma untuk Anaknya, 8 Nasehat Bijak Pengusaha Paling Sukses di Cina (CEO alibaba.com)

Siapa yang tidak mengenal Jack Ma, kekayaannya tidak diragukan lagi berkat kerajaan bisnisnya yang besar, alibaba.com. Kata mutiara Jack Ma dan tips sukses Jack Ma menjadi inspirasi bagi para pengusaha lainnya.

Pesan Jack Ma untuk Anaknya, 8 Nasehat Bijak Pengusaha Paling Sukses di Cina (CEO alibaba.com) lisubisnis.com bisnis muslim

Pesan Jack Ma untuk anaknya bisa kita contoh untuk diterapkan dalam bisnis yang sedang dijalani. Mari kita simak bersama.

1. Tentang pantang menyerah
Hari ini kejam. Besok bisa lebih kejam lagi. Tapi yakinlah esok lusa, hari akan indah. Kebanyakan orang mati saat 'besok petang' dan tak mendapatkan kesempatan melihat matahari terbit lagi.

2. Tentang teamwork
Jika kita merupakan satu tim yang baik dan tahu persis apa yang ingin dilakukan, satu orang saja dari tim bisa mengalahkan sepuluh kompetitor kita.

3. Tentang misi yang lebih besar
Tidak masalah jika kita mengalami kegagalan saat ini. Setidaknya kita sudah mewariskan konsepnya ke orang lain. Bahkan jika kita ditakdirkan tidak sukses, seseorang akan sukses karena menjalankan konsepnya.

4. Tentang ketekunan
Kita akan berhasil karena kita masih muda. Kita tidak akan, tidak akan pernah menyerah.

5. Tentang kerja keras
Jika kita pergi bekerja pukul delapan pagi dan pulang pukul lima sore, kita bukan perusahaan teknologi, Alibaba tidak akan pernah sukses. Jika kita memiliki semangat 8 sampai 5 itu, kita sebaiknya melakukan hal lain yang lebih.

6. Tentang kompetisi
Kamu wajib belajar dari kompetitormu, amati tiru dan modifikasi. Jangan pernah menjiplak ‘konsep’ kompetitor tanpa memodifikasinya. Jika kamu menjiplak sama persis, bisa dipastikan kamu akan 'mati'.

7. Tentang memulai bisnis
Jika kamu ingin tumbuh, temukanlah peluang/kesempatan yang baik. Saat ini, jika kamu ingin menjadikan bisnis sebagai perusahaan yang baik, pikirkanlah solusi untuk permasalahan sosial yang ada.

8. Tentang pertumbuhan
Dalam membangun bisnis e-commerce, hal yang paling penting adalah untuk terus mengerjakan apa yang kamu lakukan sekarang dengan passion untuk menumbuhkannya.

Semoga pesan inspiratif Jack Ma ini bermanfaat untuk kita semua. Salam sukses 2 dunia.

Referensi dan sumber gambar: aribowo.net
Seragam Trans TV lengan Panjang

Seragam Trans TV lengan Panjang

Seragam Trans TV lengan panjang, Setelah beberapa lama kini seragam trans tv mengeluarkan versi lengan panjangnya. Seragam trans tv kini makin elegan saja dengan lengan panjanngya. Nah memang apa seh kelebihan seragam lengan panjang? Yuk simak tips berikut beberapa manfaat menggunakan atau memakai seragam lengan panjang.

Pertama seragam lengan panjang sangat bermanfaat sekali tentu bagi seorang muslimah atau seorang muslim perempuan karena seperti ajaran muslim. Bahwa muslimah wajib menutup auratnya kecuali telapak tangan dan muka. Tentu menutup bagian tubuh lengan menjadi kewajiban muslimah jika begitu. Dengan begitu kini pegawai muslimah cewe trans tv tidak perlu lagi menggunakan rangkap pakaian atau tutup tangan. Kece deh sekarang Trans tv karena makin memperhatikan pegawainnya.

Kedua dari segi tampilan atau style atau model seragam lengan panjang tentu lebih terlihat elegan dan sopan. Coba ketika ada acara liputan dinas dengan pejabat-pejabat, Kayanya kurang sreg saja melihat seragam yang lengan pendek. Tapi ketika memakai seragam lengan panjang terlihat sekali sedang dinasnya dan terasa sopan atau tidak malu bertemu pejabat atau bahkan sekelas presiden.

Baca juga >> Seragam Trans TV Terbaru

Ketiga Seragam Lengan panjang tentu sangat bermanfaat atau berfungsi dengan baik sekali ketika cuaca dingin. Apalagi ketika di dataran tinggi atau sedang liputan di atas gunung. Udara dingin tentu sangat menusuk tubuh. Jika lengan pendek tentu bisa mudah terserang flu atau hiportemia jika yang tidak terbiasa dingin. Nah lengan panjang tentu bisa menjadi penghangat tubuh lapisan pertama yang menahan dingin.

Keempat, Nah pasti ada yang bertanya atau kepo bagaimana dengan udara panas seperti di jakarta. Memang akan cepat gerah ketika memakai seragam lengan panjang. Namun justru lengan panjang juga sangat berguna untuk udara panas seperti di jakarta. Apalagi ketika liputan jam 12 siang di tengah lapangan di kota jakarta. Lengan panjang akan melindungi lengan dari sekatan matahari langsung yang bisa berakibat kulit rusak bahkan gosong. Jadi malah dianjurkan sekali memakai seragam lengan panjang.

Kelima, Seragam lengan panjang akan lebih fungsional, kenapa? Karena lengan panjang tentu bisa digulung menjadi lengan pendek. apalagi sekarang lagi hits atau trends seperti itu, ada kancing di lengan agar bisa di gulung pendek. Nah kalau lengan pendek? tentu tidak bisa dipanjangken hehe..Tapi kan ribet? Masa seh ribet cuma digulung saja, malahan terlihat stylist atau keren ketika digulung biasanya.


Nah bagaimana tertarik membuat seragam lengan panjang seperti model seragam trans tv lengan panjang? Kalau begitu itu hal yang mudah Silakan kesini aja ya KLIK >> Seragam Trans TV



Kisah Pengusaha Sukses dari Nol Bisnis Pepes Ikan Bandeng Presto

Kisah Pengusaha Sukses dari Nol Bisnis Pepes Ikan Bandeng Presto

Kisah Pengusaha Sukses dari Nol Bisnis Pepes Ikan Bandeng Presto – Kesuksesan tidak bisa diraih dengan gampang. Perlu kerja keras, kesabaran, ketekunan dan tahan banting menghadapi berbagai rintangan. Kebanyakan pengusaha menemui kesuksesan setelah sebelumnya mencoba berbagai jenis usaha. Seperti yang telah dialami oleh pengusaha pepes ikan bandeng presto, Herlina Yuli Marhaelasari berikut ini.

Kisah Pengusaha Sukses dari Nol Bisnis Pepes Ikan Bandeng Presto

Yuli sudah membiasakan diri untuk hidup mandiri sejak usia dini. Ia sudah menjalani berbagai jenis bisnis seperti berjualan tanaman hias, busana muslim, madu dan lain sebagainya ketika masih duduk di bangku perguruan tinggi. Namun semuanya mengalami kebangkrutan sehingga Yuli harus terus mencoba jenis bisnis yang lain. Akhirnya di usahanya yang terakhir ini, yaitu bisnis ikan pepes bandeng ia bisa meraih kesuksesan.

Ibu rumah tangga sudah sewajarnya bisa memasak makanan untuk keluarga. Ada yang mencoba untuk membuat berbagai resep sendiri sehingga menghasilkan menu masakan baru yang enak. Wanita yang lahir pada 4 Juli 1972 ini adalah salah satu ibu rumah tangga yang bisa menciptakan menu masakan baru, yaitu pepes ikan bandeng presto yang lezat dan gurih. Masakannya ini menjadi produk yang dipilih untuk dijadikan bisnis.

Usaha pepes ikan bandengnya ini dimulai sejak tahun 2012. Brand D’Villary menjadi identitas produknya. Asal kata dari bahasa Sunda “Dipilari” yang berarti “Dicari”. Yuli berharap pepes ikan bandeng dengan brand D’Villarry dicari oleh banyak orang.

Kegagalan yang pernah dialaminya selama ini telah menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di bisnisnya yang baru. Latar belakang pendidikan tidak selalu menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang. Meskipun Yuli berlatar pendidikan di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Fakultas Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, ia bisa sukses menjalani usaha kuliner pepes ikan bandeng presto. Apapun disiplin keilmuannya, tingkat atau latar belakang pendidikannya, tidaklah terlalu penting, kita harus memiliki niat dan tekad yang kuat, ketekunan, kesabaran dan kerja keras untuk bisa sukses di bidang usaha apapun.

Yuli mengaku ketika di perguruan tinggi telah salah memilih jurusan. Ia sebenarnya lebih tertarik dengan pendidikan wirausaha.

Saat itu ia hanya mengikuti kemauan orang tua untuk masuk jurusan yang tidak terlalu diminatinya. Seharusnya Yuli menjadi seorang wartawati, tapi gagal. Ternyata kegagalannya ini telah mengantarkannya menjadi pengusaha kuliner yang sukses, yaitu kuliner Ikan Pepes Bandeng Tanpa Duri dan Pepes Bandeng Duri lunak. Selain itu, melalui bisnisnya ini ia telah memenangkan berbagai lomba.

Dua penghargaan berhasil disabet oleh anak pertama dari tiga bersaudara ini, yaitu Juara I Tingkat Provinsi kategori UMKM Pengelolaan Ikan Terbaik dan Juara I “Adikarya Pangan Nusantara” dari Dinas Ketahanan Pangan.
5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis

Kita pasti ingin sukses di usia muda dan menjadi inspirasi bagi orang banyak. Termasuk para muslimah yang tidak mau kalah dengan kaum adam untuk meraih sukses melalui jalur wirausaha.

Ada yang berpikiran bahwa menjadi pengusaha muda dan membangun bisnis di usia belia itu tidak mudah. Namun sembari masih muda dengan fisik yang kuat, pemikiran lebih kreatif, pergaulan luas dan relatif memiliki waktu luang yang banyak untuk terus belajar, sukses di usia muda pasti bisa diraih.

5 pengusaha muslimah muda yang cantik dan sukses berikut ini bisa menginspirasi kamu untuk segera memulai bisnis lho.

1. Sally Giovany, omset Batik Trusmi-nya mencapai 2,1 M per bulan

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim

Muslimah cantik ini sukses dengan bisnis batik Trusmi yang merupakan batik khas Cirebon. Wanita pemilik toko batik online eBatikTrusmi.com ini sudah memutuskan untuk berwirausaha sejak usia 18 tahun.

Latar belakang ekonomi keluarganya bisa dikatakan kurang dari mapan. Setelah lulus dari SMA Sally tidak melanjutkan pendidikan, tetapi memutuskan untuk berwirausaha demi membantu perekonomian keluarganya.

Awalnya Sally memulai bisnis dengan menjual batik khas Cirebon. Produk batik ini ditawarkan dengan cara berkeliling pasar di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Berawal dari toko berukuran kecil, sekarang Sally sudah mempunyai toko grosir batik Trusmi yang luasnya mencapai 1,5 hektar. Sally mengutamakan kualitas baik dengan harga yang sedikit lebih mahal untuk produk batik Trusmi-nya.

Sally telah mencetak rekor muri Toko Batik Terluas dan Termuda 22 Tahun. Sekarang bisnisnya sudah sangat berkembang dengan mempunyai 9 showroom di 5 kota di Indonesia, yaitu Cirebon, Bandung, Jakarta, Medan, dan Surabaya. Sally telah membuka lapangan pekerjaan untuk lebih dari 1.350 orang. Omzetnya sekarang sudah mencapai 700 juta per minggu.

2. Sempat dicemooh karena ber-IQ rendah, Laksita Pradnya Paramita sukses dengan omzet 200 juta per bulan

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim

Sempat diolok-olok oleh teman-teman SMA-nya karena IQ di bawah 100 dan mengalami jatuh bangun dalam berbisnis, Laksita Pradnya Paramita tidak pantang menyerah hingga meraih sukses dengan bisnis kaos kakinya.

Secara tidak sengaja saat berjalan-jalan di pasar baru, gadis kelahiran Kebumen, 24 Maret 1995 ini menemukan kaos kaki yang kualitas dan modelnya sangat dia sukai. Karena menyayangkan harganya yang terlalu murah, dia berpikir untuk menjualnya sendiri. Februari 2014 Laksita mulai berjualan kaos kaki sendiri. Laksita mulai mencari supplier kaos kaki impor setelah melihat reaksi pasar yang bagus.

Empat bulan setelah itu, ia mulai memesan kaos kaki dengan desain khusus ke produsen lokal. Setelah modal terkumpul, Laksita mulai memproduksi kaos kaki sendiri. Ia menyulap kaos kaki menjadi produk kreatif dengan berbagai variasi motif dan karakter yang diminati oleh para remaja masa kini.

Ia memasarkan produknya secara online lewat Instagram dan Twitter dengan brand Voria Socks. Selain di Indonesia, kini produknya sudah masuk ke pasar luar negeri seperti Brunei, Malaysia, Amerika Serikat dan Australia. Awalnya Laksita memulai bisnis bermodalkan dana 45 ribu, kini omzetnya per bulan bisa mencapai 200 juta.

3. Hobi mengoleksi sepatu membuat Nabilla Samhana Bawazier memiliki penghasilan 60 juta per bulan

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim

Muslimah cantik asal Bogor ini adalah pemilik brand produk sepatu NSBWZ Lab (Nice Shoes Be Wonder Zhoe). Usaha ini didirikan pada 16 Desember 2011 bertepatan saat usianya menginjak 17 tahun.

Nabilla memiliki hobi mengoleksi sepatu. Ayahnya lalu menyarankan untuk membuat sepatu sendiri. Kemudian dia menemui pembuat sepatu custom made sampai membuka tempat produksi sendiri. Sepatu khusus wanita yang diproduksinya merupakan 100% asli buatan lokal.

Awalnya Nabilla mempromosikan produknya secara online lewat Instagram. Sekarang ia sudah memiliki outlet di Bogor dan omsetnya telah mencapai 60 juta per bulan.

4. Hafiza Elfira mendirikan Nalacity Foundation dan bisa membantu para penderita kista

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim

Muslimah cantik yang merupakan mahasiswi Universitas Indonesia ini menjual produk jilbab. Pengusaha muda berusia 25 tahun ini menjadi seorang Socialpreneur dengan mendirikan Nalacity Foundation. Dia memberdayakan ibu-ibu penderita kista di Sitanala Banten untuk menjahit manik-manik yang menjadi aksesoris jilbabnya.

Produk jilbab manik-manik ini mempunyai nilai jual tinggi yang laris di pasaran. Hasil penjualannya digunakan untuk dana kesejahteraan mereka. Omzet per bulannya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

5. Sempat ditolak di berbagai tempat, Rizka Romadhona sukses membuat Lapis Bogor Sangkuriang menjadi oleh-oleh khas Bogor

5 Pengusaha Muslimah Sukses, Muda dan Cantik Ini Bisa Menginspirasi Kamu untuk Segera Memulai Bisnis lisubisnis.com bisnis muslim

Pengusaha muslimah sukses ini menyadari ada peluang usaha setelah mengetahui produksi talas di Bogor mencapai 200 ribu ton per hari. Pada tahun 2011, Rizka kemudian mengolah talas menjadi kue, yaitu lapis Bogor yang menjadi salah satu oleh-oleh khas bogor.

Awalnya Lapis Bogor kreasi Rizka sempat ditolak di berbagai tempat. Kini Lapis bogor menjadi kudapan dan oleh-oleh di setiap acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bogor. Usaha kue kreasinya ini memperoleh dukungan dari instansi tersebut.

Seiring dengan bisnisnya yang semakin maju, Rizka membuka gerai sendiri yang menjadi outlet utamanya. Setiap harinya Rizka mampu menjual sampai 3.400 box lapis Bogor Sangkuriang.

Selain 5 wanita inspiratif di atas, masih banyak pengusaha muslimah lainnya yang berhasil meraih kesuksesan di usia muda dengan berbisnis. Ayo tunggu apa lagi, mumpung masih muda segeralah dirikan kerajaan bisnismu :)
9 Kiat Sukses Bob Sadino dalam Berbisnis Bagi Pemula

9 Kiat Sukses Bob Sadino dalam Berbisnis Bagi Pemula

Salah satu pengusaha dan motivator tenar indonesia ini memang sudah tiada, namun wejangan strategi bisnisnya (ala Bob Sadino) yang tergolong nyeleneh berhasil menginspirasi para calon pebisnis dan pebisnis lainnya. Bambang Mustari Sadino yang biasa dikenal dengan panggilan Bob Sadino atau Om bob adalah sosok panutan bagi para pebisnis.

9 Kiat Sukses Bob Sadino dalam Berbisnis Bagi Pemula lisubisnis.com bisnis muslim

Om Bob tidak langsung sukses, banyak usaha yang telah dirintisnya. Jatuh bangun sudah biasa, untung rugi sudah pasti, maju mundur dialami. Beliau terus bangkit setiap kali terpuruk.

Bukan hanya karena kesuksesannya sebagai pengusaha atau tampilan nyentriknya saja, tapi ajaran beliau yang selalu membuat siapapun termotivasi. Banyak yang mengikuti jejaknya sebagai pengusaha. Meskipun beberapa tips dari beliau terdengar kasar dan membuat beberapa kalangan mengerutkan dahi, kita ambil saja hikmahnya.

1. Coba melangkah, realisasikan ide, jangan perhitungan, lakukan saja
Bob Sadino sempat menjalani bisnisnya tanpa tujuan jelas. Ia tidak fokus merancang dan menetapkan target bisnisnya seperti kebanyakan pengusaha yang lain. Ia melakukan hal yang diinginkannya. Baginya target atau tujuan hanya menjadi batas yang menghalangi seseorang untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi lagi.

Ide hanya sebatas konsep di dalam kepala jika tidak diwujudkan. Hilangkan mental block seperti ketidaktahuan, takut gagal, malu, modal kecil dan lain sebagainya. Segera wujudkan ide kita, mulai dari langkah kecil untuk melangkah lebih jauh. Ide-ide kecil yang terlaksana lebih baik, daripada ide besar yang diungkapkan tanpa direalisasikan.

Bicara bisnis, kita bicara uang. Tapi sebagai seorang pengusaha, jangan banyak-banyak perhitungan. Usaha adalah tentang melakukan hal yang harus dilakukan. Cepat lakukan dengan sumber daya yang ada. Optimis dalam melangkah dan jauhkan rasa takut.

Kelemahan orang adalah terlalu banyak berpikir dan membuat rencana tanpa bertindak dan segera melangkah. Padahal tindakan merupakan hal yang penting. Jangan takut rugi, lakukan saja, keuntungan pasti mengikuti.

2. Tidak menekankan rencana, mengalir saja, jangan fokus itung untung rugi
Baginya rencana hanya untuk orang-rang yang mempelajari ilmu manajemen. Rencana itu racun, bencana karena dalam bisnis tidak berlaku hal yang lurus atau runut saja. Beliau berhenti bekerja dari sebuah perusahaan pelayaran untuk jadi pengusaha peternak ayam, tanpa rencana.

Ada yang menyebutkan bisnis beternak ayamnya disarankan oleh teman, setelah sebelumnya frustasi karena gaji sebagai tukang batu 100 rupiah per hari tidaklah cukup untuk hidup sehari-hari.

Tidak salah untuk melakukan perhitungan pengeluaran dan pemasukan sehingga mengetahui omzet. Tapi jangan sampai terlalu fokus di sana, sampai menjadi takut rugi dan gagal. Banyak hitung-hitungan di awal bisa jadi membuat takut untuk memulai. Perhitungan matang boleh dilakukan, tapi segera ambil keputusan dan wujudkan.

3. Hidup sederhana, dermawan dengan bekerja keras dan cerdas
Bob Sadino merupakan sosok yang sederhana. Kekayaannya tidak membuat muncul kesombongan dan keangkuhan, dia menyebut dirinya pengengguran. Dia ekspor ribuan ton produk ke Jepang, punya supermarket, punya ribuan orang yang bekerja padanya. Mau melakukan apa lagi? Jadi beliau ‘nganggur’.

Sebelum ‘nganggur’ beliau bekerja secara keras dan cerdas. Kerja cerdas membuat kerja keras menghasilkan hal produktif, efisien dan optimal.

Sukses tidak datang dari diri sendiri, tentu banyak orang-orang di sekitar kita yang berkontribusi dalam kesuksesan kita. Om Bob menekankan untuk berprilaku baik kepada orang lain dan berbagi dengan sesama.

4. Jadi diri sendiri dan bermimpi besar
Jangan takut dikatakan aneh atau gila oleh orang lain. Mengaplikasikan jurus ATM (amati tiru modifikasi) perlu dicoba, tapi jangan sampai tidak menjadi diri sendiri.

Bermimpilah sebesar mungkin. Hidup berawal dari mimpi. Ciptakan impian besar, bangun dan realisasikan. Jadikan sebagai motivasi agar ada usaha untuk mewujudkannya. Terkadang motivasi muncul dari mimpi. Jika mimpi kita 1000%, setidaknya kita bisa mencapai 500%.

5. Berani mencoba, ciptakan produk berkualitas
Hambatan berhasil dilaluinya, ketika beliau menjual telur ayam negeri di tengah populernya bisnis telur ayam kampung saat itu. Intinya adalah berani mencoba, jangan takut.

Jangan buat produk murah berkualitas jelek. Kualitas menentukan kemajuan dan kemunduran suatu bisnis. Jangan buat konsumen kecewa agar merek kita tidak hancur di suatu hari nanti.

6. Jalani bisnis dari bawah dan jangan setengah-setengah
Beliau sebenarnya anak dari orang kaya, warisan dari orang tuanya bisa digunakan untuk berkeliling dunia dalam rangka mencari pengalaman. Setelah sembilan tahun di Belanda dan menikah, beliau kembali ke Indonesia. Usaha walnya dalah menjadi supir pribadi, kuli batu hingga peternak ayam negeri. Awalnya telur ayam negeri yang beliau tawarkan ke calon konsumen ditolak mentah-mentah.

Lakukan bisnis dengan fokus dan komitmen, semangat dan jangan setengah-setengah. Jika belum sukses dengan bisnis sebelumnya, jangan dulu memulai bisnis yang lain, selesaikan dulu sampai tuntas. Begitu kata Om Bob, terserah mau diikuti atau tidak sarannya.

Bisnis baru bisa membuat fokus terpecah, hasil tidak akan maksimal, kerugian ganda dan hutang menumpuk. Coba sukseskan satu bisnis sampai mendapatkan profit, baru buka bisnis lainnya.

7. Kuliah untuk mencari tahu, jadi pengusaha biar bahagia
Baginya teori hanya informasi kadaluarsa. Kuliah hanya kesia-siaan. Kuliah seperti memasukkan sampah ke otak. Bagaimana? Kasar dan keras bukan. Hehe. Mahasiswa IPK tinggi jadi karyawan saja, kalau IPK rendah akan ditolak perusahaan dan terpaksa membuka usaha sendiri. Itu kata beliau. Perkataannya ini berdasarkan pengalamannya terjun langsung di dunia bisnis.

Pernyataannya yang menggemparkan di suatu seminar dengan peserta kebanyakan berstatus karyawan, “Jika ingin sukses, jangan jadi karyawan”. Yang jelas bahagia atau sukses bagi setiap orang berbeda kadarnya. Bagi Om Bob, menjadi pengusaha berpeluang besar berpenghasilan tinggi, dan ini jadi salah satu faktor kebahagiaan.

8. Jadi pengusaha yang siap gagal, sukses butuh proses
Bob sadino menganggap kegagalan dan kerugian harus dicari dan dijemput. Katanya, orang biasa melakukan usaha pasti untuk mencari keuntungan. Kalau mau berhasil harus mengalami gagal sebanyak mungkin, karena keberhasilan ada di puncak gunung kegagalan.

Sukses tidak bisa didapatkan secara instan. Kalaupun ada, beresiko lenyap dengan cara instan juga. Perlu pengorbanan besar sejak memulai dan ketika menjalankan bisnis. Jangan terlena dengan gembar gembor sukses dengan cepat. Anggap kerugian sebagai hal positif, kita bisa memperbaiki hal yang salah penyebab kegagalan tersebut untuk perbaikan sehingga memperoleh keuntungan.

9. Libatkan Sang Pencipta
Percayalah segala sesuatu sudah ada yang mengatur, maka libatkan Allah SWT dalam setiap keputusan dan langkah yang diambil. Berdoalah agar sesuai dengan yang kita kehendaki. Manusia hanya berusaha dengan jalan yang baik, serahkan hasilnya pada yang di atas.

*dikutip dari berbagai sumber
Inspirasi bisnis dari Kisah Pengusaha Muslimah Muda dan Cantik yang Sukses, Sally Giovanny Owner Batik Trusmi

Inspirasi bisnis dari Kisah Pengusaha Muslimah Muda dan Cantik yang Sukses, Sally Giovanny Owner Batik Trusmi


SallyGiovannymerupakanmualafcantikyangmenjadiyoungentrepreneur,founderdanownerBatikTrusmilisubisnis
Sally Giovanny Owner Batik Trusmi

Siapa bilang sukses di usia muda itu tidak mudah? Ya, memang tidak mudah. Di balik pencapaian luar biasa, terdapat kerja keras dan semangat optimis untuk tidak mudah menyerah. Rela untuk melakukan pengorbanan besar dan siap melewati cobaan serta rintangan yang menghadang.

Kisah sukses Sally Giovanny, pengusaha muslimah muda dan cantik dalam membesarkan nama Batik Trusmi berikut ini akan membuat sobat muslim makin termotivasi untuk mengejar kesuksesan yang dicita-citakan.

Batik Trusmi Cirebon
Batik Trusmi telah menjadi salah satu oleh-oleh khas Cirebon. Bukan satu-satunya toko atau brand batik di Cirebon, tetapi menjadi salah satu yang tersohor dan terbesar di Cirebon.

batiktrusmikhascirebonlisucorp.blogspot.com
Batik Trusmi
Nama Trusmi diambil dari nama daerah setempat, yaitu Trusmi. Zaman dahulu ada pangeran Trusmi. Trusmi yang biasa dikatan orang-orang ‘trus bersemi’. Sally berharap dengan memakai nama ini usahanya bisa terus bersemi (terus berkembang). Selain itu juga terinspirasi dari Batik Malioboro yang memakai nama jalan di daerah sekitarnya.

BatikTrusmimerupakanikonbatikkhasCirebon
Pakaian pria Batik Trusmi

Batik Trusmi merupakan ikon batik khas Cirebon yang tersohor dengan kualitasnya yang bagus, bahannya halus dan motifnya indah. Batik Trusmi mengedepankan desain unik dan berkualitas, sehingga tidak masalah jika pelanggan komplain perihal harga yang relatif mahal. Selain itu Sally berusaha untuk selalu memperhatikan selera pelanggan dengan terus menjaga kualitas produk yang bagus dengan harga murah, tetapi tidak murahan.

Motif Batik Trusmi yang terkenal di antaranya adalah motif mega mendung. Motif ini memiliki filosofi hidup yang dalam dengan menggambarkan kehidupan sosial budaya penduduk Cirebon.


Produk Batik Trusmi meliputi busana batik pria, wanita, anak-anak dan kain batik tradisional dari bahan katun sampai sutera. Selain itu, perusahaan menerima order seragam batik dengan motif bisa sesuai permintaan pelanggan.

Owner, Sally Giovanny dan suami
Sally Giovanny, muslimah cantik kelahiran asli Cirebon pada 25 September 1988. Berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang terbilang tidak begitu mapan.

sallygiovannybersamasuamiibnulisucorpbisnismuslim (2)
Sally Giovanny bersama suami

Sally lahir dan besar dalam keluarga broken home. Sejak usianya enam tahun, orangtuanya telah bercerai. Dia kemudian tinggal bersama ibu dan seorang adiknya. Sang ibu membuka warung sembako untuk membiayai hidup keluarga.

Sally Giovanny merupakan mualaf cantik yang menjadi young entrepreneur, founder dan owner Batik Trusmi. Bersama suaminya, Ibnu Riyanto mendirikan perusahaan Trusmi Grup. Jaringan usaha ini kemudian tidak hanya bergerak di bidang ritel batik dan fashion, tetapi merambah di bidang properti (PT. Raja Sukses Propertindo), rental mobil dan kuliner khas Cirebon.

Sally pernah berada dalam kondisi terpuruk, ketika ditipu orang hingga usahanya hampir bangkrut. Dia ‘marah’ dan ‘menghakimi’ Tuhan karena merasa usaha kerasnya tidak dihargai.

Hidayah kemudian datang dan membuatnya sadar bahwa selama ini mereka kurang berbagi kepada sesama. Akhirnya Sally semakin dekat dengan Allah SWT. Ibadah menjadi sebuah kebutuhan. Timbul motivasi yang membuat pasangan suami istri ini lebih giat bekerja dan beribadah.

Awal mula perjalanan merintis usaha
Pencapaian luar biasa diawali oleh kerja keras yang tidak biasa. Harus bisa melewati berbagai ujian dan tantangan berat. Perlu ketekunan dan mental baja untuk menjalani dan melalui semuanya untuk meraih kesuksesan.

sallygiovannysuksesbisnisbatiktrusmilisucorp
Sally berjuang keras untuk sukses

Saat berumur 18 tahun setelah lulus SMA, Sally memutuskan untuk berwirausaha dan membantu perekonomian keluarga. Sally terpaksa menerima kenyataan bahwa dirinya tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan biaya.

Sally kemudian meminta izin kepada orangtuanya untuk menikah, karena dia yakin dengan menikah hidupnya bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Ia juga ingin membahagiakan ibunya dengan tidak menjadi beban. Sang ibu awalnya tidak merestui, namun akhirnya luluh setelah melihat kesungguhan dan kerja keras anaknya selama ini dengan membantu berjualan.

Usaha batiknya dirintis bersama suami sejak menikah pada tahun 2006. Saat menikah, banyak orang yang melihat dengan sinis dan prihatin karena usia mereka yang sama-sama muda dengan pekerjaan belum jelas. Dari situlah, mereka bertekad membuktikan kepada semua orang bahwa mereka bisa membangun keluarga dengan baik dan hidup sukses. Keduanya sepakat untuk berwirausaha meskipun awalnya Sally tinggal di rumah mertua untuk menghemat biaya hidup.

Modal awal untuk usaha adalah uang amplop pemberian tamu saat walimahan sekitar 37 juta. Mulanya mereka membeli kain mori atau kain putih polos sebagai bahan batik untuk dijual kembali dengan modal 15 juta. Keuntungan per lembar kain sekitar Rp. 8.000 pada waktu itu.

Pada mulanya Sally tidak berpikir untuk membuat batik karena tidak mengerti sama sekali tentang batik. Sehingga banyak orang yang membeli kain kepadanya untuk dijadikan kain kafan. Mereka kemudian berpikir ulang untuk tidak menjual kain mori, karena resiko tidak laku dan kerusakan kain yang harus ditanggung.

Setelah lima bulan berjalan, Sally mengalami kerugian. Modal sebesar 3 juta habis karena ternyata lebih banyak dipakai untuk kebutuhan mendadak seperti untuk makan sehari-hari, belanja, biaya berobat dan kebutuhan hidup lainnya.

Sally kemudian mengikuti saran mertuanya untuk menggunakan kain yang tersisa dan dijadikan batik. Dengan sisa modal 12 juta, dia menyerahkan kain mori masing-masing 50m kepada para pengrajin batik kecil di daerah tempat tinggalnya, di Trusmi.

Akhirnya mereka beralih usaha dengan berjualan batik Khas Cirebon atau Batik Trusmi. Cara berjualannya dengan menawarkan ke pasar-pasar di Bandung, Jakarta dan Surabaya. Sally tidak mengenal lelah, ia terus semangat berkeliling ke tiga kota tersebut untuk mendagangkan batiknya.

Dengan uang yang tersisa dan mobil pinjaman dari saudaranya, Sally mencoba berjualan di Pasar Tanah Abang Jakarta didampingi suaminya. Sally terus belajar dengan bertanya ke sana sini mengenai model batik yang laris di pasaran waktu itu. Sally akhirnya mempunyai tiga toko batik sampai tahun 2011.

Sejak pertama kali mendapatkan penghasilan dari berjualan batik Trusmi, Sally memutuskan untuk memproduksi batik dengan desain/motif yang unik dan berkualitas dengan harga yang lebih mahal. Lebih baik dikomplain harga dibandingkan mutu produk.

Keuntungan dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk terus mengembangkan bisnisnya. Cobaan selanjutnya datang ketika ditolak berulang kali saat ingin membeli pabrik bekas di desanya. Tidak menyerah, akhirnya mereka mampu membeli pabrik tersebut dengan segala perlengkapannya menggunakan agunan rumah orangtua, rumah pribadi dan kendaraan.

Rumah di Jalan Trusmi Kulon No 129 disulap menjadi toko batik pertama untuk tempat usaha batik atau butik batik dan ruang pamer bernama Batik IBR. Saat pertama kali membuka usaha, karyawannya hanya dua orang. Setelah dua tahun berjalan, batik mulai booming sampai permintaan pelanggan tidak mampu dipenuhi.

Sally kemudian membangun toko kedua di daerah Trusmi, Cirebon. Tepatnya di Jalan Trusmi Kulon No 148 Plered, Cirebon. Toko keduanya ini lebih luas dan berada tidak jauh dari toko yang pertama. Pada akhir tahun 2009, usahanya cepat melesat karena batik yang saat itu sedang naik daun di tambah daerah Trusmi yang ramai sebagai daerah tujuan wisata.

Pada 2011 Sally mempunyai empat ruang pamer batik di Cirebon dengan nama Batik IBR, Batik Trusmi (berganti nama menjadi Batik Nayla), Batik Raja dan Batik Trusmi yang dibuka awal tahun 2011.

Ibu dari Faisal Annur dan Nayla Almahira ini mengatakan bahwa usahanya bisa melejit dengan pesat karena diberkahi oleh Allah SWT. Sally beserta suami memang tidak memiliki latar belakang bisnis, tetapi orangtua mereka berdua sama-sama pebisnis sehingga bisa belajar dari mereka.

Sally mengungkapkan bahwa mereka kerap menemui kendala dalam merintis usahanya, apalagi usahanya dimulai dari nol. Seperti sepi pembeli sampai pembayaran pelanggan yang mandet. Semua itu dilalui dengan kesabaran dan alhamdulillah berkah.

Misi utama Trusmi tidak hanya sekedar profit oriented semata, tetapi juga tanggung jawab budaya untuk melestarikan seni batik (cultural business mission).

Sekarang sudah sukses
Berawal dari toko kecil, sekarang Trusmi sudah menjadi pusat grosir batik terbesar dan terluas di Indonesia serta online shop batik terlengkap dengan nama eBatikTrusmi.com

Omzet batik Trusmi yang mencapai 100 juta per hari menjadikannya salah satu miliarder muda saat berusia 26 tahun
Sally menjadi salah satu miliarder muda berusia 26 tahun

Luas toko Pusat Grosir Batik Trusmi Cirebon mencapai 1,5 hektare. Sekarang karyawannya berjumlah lebih dari 850 orang dan bekerja sama dengan 500 lebih pengrajin batik. Ruang pamer atau showroom Batik Trusmi di Cirebon merupakan yang terbesar di Jawa Barat dan dibuat dengan konsep one stop shopping. Pengunjung bisa berwisata kuliner, belanja berbagai aksesoris kerajinan tangan khas Cirebon, belajar membatik di workshop batik dan berbelanja batik Trusmi tentunya. Ada juga tempat permainan anak-anak dan pijat refleksi bagi para pengunjung yang kelelahan.

Sekarang Sally memiliki 9 showroom di beberapa kota besar di Indonesia, di antaranya Cirebon, Bandung, Jakarta, Surabaya dan Medan. Tahun 2016 Sally berencana untuk membuka outlet batik di beberapa negara.

Batik Trusmi telah dijual juga ke luar negeri, yaitu ke beberapa negara di Eropa dan Amerika melalui eksportir asal Bali. Batik yang dijual ke sana biasanya terbuat dari sutera. Sekitar 7.000 potong kain batik sutera dikirim ke Bali setiap minggunya untuk diekspor. Kain batik tersebut dibuat menjadi pakaian dan aksesori oleh para desainer di sana.

Omzet batik Trusmi yang mencapai 100 juta per hari menjadikannya salah satu miliarder muda saat berusia 26 tahun.

Kesuksesan Sally tidak lepas dari sifat dermawan yang dimilikinya. Menurutnya sedekah itu menyehatkan, memperpanjang umur dan memperbaiki kehidupan menjadi lebih baik. Sedekah mendatangkan berkah dan rezeki yang berkali-kali lipat dari arah yang tidak disangka-sangka.

Sedekah bukan hanya sedekah harta, tetapi juga sedekah waktu dengan cara menjalankan sunnah-sunnah. Seperti melaksanakan sholat dhuha, sholat tahajjud, sholat tasbih, tilawah Al-Qur’an, datang ke pengajian dan lain sebagainya.

Prestasi membanggakan

sallysuksesmeraihbanyakpenghargaanlisucorpbisnismuslim
Sally meraih banyak penghargaan

  1. Pendiri Yayasan Rizky Berlimpah Berkah. Yayasan ini membantu pengobatan bagi mereka yang kurang beruntung. Bantuan untuk yayasan ini berdatangan dengan sendirinya.
  2. Pendiri delapan rumah tahfidz yang melahirkan para penghafal Al-Quran.
  3. Pemegang Rekor Muri 2013 dan 2014 untuk kategori “Pemilik Toko Batik Terluas (Pusat Grosir Batik Trusmi) pada usia termuda 22 tahun 4 bulan 11 hari.”
  4. Peraih Penghargaan “Indonesian Creativity Award” untuk Kelompok “The Best Design and Quality Product of The Yeaar”.
  5. Peraih Penghargaan “Koperasi dan UKM Festival 2013” atas Partisipasi Sebagai Pembicara Utama.
  6. Peraih Certificate of Achievment TOP 50 Leader of The Year 2013 untuk kategori “Top Quality Product Excellent”.
  7. Peraih Piagam Penghargaan sebagai “Eksekutif Berprestasi Indonesia 2013” oleh Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB).
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah perjalanan Sally dalam meraih kesuksesan. Teruslah bergerak maju untuk meraih impian. Yakinlah semua orang berhak untuk meraih kesuksesan. Salam sukses dua dunia :)
Kisah Sukses Pengusaha Muslim : Subakti Produsen Pancake Durian Medan

Kisah Sukses Pengusaha Muslim : Subakti Produsen Pancake Durian Medan

KisahSuksesPengusahaMuslim-SubaktiProdusenPancakeDurianMedan
Pancake durian Medan

Saat mengawali bisnis sebagai produsen pancake durian, banyak rintangan yang berhasil dilalui oleh Subakti. Seperti keluhan pelanggan tentang kualitas produk dan pelayanan. Hal ini membuatnya terus belajar memperbaiki kesalahan.

Per oktober 2015 omset yang diraihnya setiap bulan bisa mencapai 300 juta. Dalam rentang waktu 5 bulan sejak dimulainya usaha ini, ia bisa membangun rumah dan kondisi ekonominya semakin membaik.

Ingin tahu perjalanan bisnisnya? Mari simak ulasan singkat mengenai kisah sukses pengusaha muslim yang satu ini.

Subakti pria berusia 30 tahun asli Sumatera ini pernah menjadi distributor aktif MLM selama 5 tahun. Selain itu ia pernah mengelola usaha lembaga kursus komputer dan jasa servis komputer.

Dia berhenti dari pekerjaannya selama ini dan membuka usaha berjualan gorengan. Bermodal uang 500 ribu, Subakti dan keluarganya pindah dari Labuhan Batu ke Medan.

Hal ini terjadi setelah ia mendengar ceramah seorang ustadz mengenai bentuk-bentuk muamalah yang boleh dan tidak boleh dalam syariat Islam. Di dalam prakteknya, bisnis MLM memiliki beberapa bentuk jenis transaksi yang tidak sesuai syariat Islam.

Dua usaha lainnya pun membuat pria tamatan SMK Otomotif ini ragu karena di dalamnya menggunakan software bajakan. Dia meyakini hal ini tidak dibolehkan dalam Islam. Akhirnya usaha ini dijual untuk melunasi hutang-hutang riba.

Dari berjualan gorengan, Subakti mencoba berbagai usaha lainnya seperti berjualan bubur kacang hijau, jualan keripik dan rempeyek kacang, berjualan lontong dan nasi gurih sampai berjualan produk pakaian, batik, kaos, obat herbal dan lain-lain secara online. Tidak kurang dari enam usaha baru dicobanya, namun malah menghasilkan hutang yang besar.

Kehidupan ekonominya semakin sulit, bahkan pernah hampir setiap hari keluarganya hanya bisa makan satu bungkus mie instan dibagi empat orang. Kondisi ini sempat membuat terpuruk, namun kembali semangat dan bersyukur karena di luar sana masih banyak yang lebih parah kondisinya dari dia waktu itu.

Pantang menyerah, ia kemudian ikut memasarkan daging durian beku dan pancake durian Medan yang merupakan produk makanan khas Medan. Setelah belajar merintis usaha dari teman-teman sesama pengusaha, awal Januari 2015 ia memberanikan diri untuk menjadi produsen pancake durian dan supplier durian beku.

Saat ini usahanya telah berkembang pesat, selain sebagai produsen pancake durian Medan, ia memproduksi olahan durian lainnya seperti Hootcool durian. Subakti juga mensupply daging durian beku dan durian kupas ke seluruh Indonesia.

Silahkan buka website kampungdurian.com bagi sobat muslim yang berminat membeli produknya atau tertarik menjadi reseller. Salam sukses dua dunia :)

Sumber : pengusahamuslim.com dengan penyesuaian
Dagelan Lucu, Raup 6 Juta Sekali Posting Iklan Instagram

Dagelan Lucu, Raup 6 Juta Sekali Posting Iklan Instagram

Dagelan Lucu - Satu kali posting di Instagram bisa dapat uang 6 juta. Wow, ko bisa? Perkembangan pesat dunia internet dan aplikasi telah membuka banyak celah peluang bisnis baru. Salah satunya adalah merancang akun media sosial sebagai media pemasaran online. Kita dapat menemukan banyak akun Instagram dengan jumlah followers luar biasa banyak, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan pengikut. Biasanya followers sebanyak ini dimiliki oleh akun media berita, akun pribadi selebritis dan akun humor/lawak. Salah satu akun Instagram berkonten humor yang terkenal adalah @dagelan.

Dagelan Lucu, Raup 6 Juta Sekali Posting Iklan Instagram
Instagram
Akun instagram @dagelan merupakan akun yang memposting berbagai foto dan video lucu yang menghibur serta kata-kata bijak. Saat ini followersnya mencapai lebih dari 8,4 juta orang dengan jumlah postingan sekitar 20 ribuan. Pada tahun 2013-2014 akun ini awalnya bernama @path_indo. Ketika berganti nama dan followersnya semakin banyak, akun ini menjadi media pemasaran online dengan membuka jasa pemasangan iklan.

Jika berniat memasang iklan di akun @dagelan, sobat muslim harus merogoh uang sampai dengan Rp 6.500.000 untuk sekali posting. Bila sehari ada 3 post iklan, maka penghasilannya dalam sehari bisa mencapai Rp 19.500.000. Coba sobat muslim kalikan, berapa penghasilannya dalam sebulan. Harga yang sepadan karena iklan kita bisa dilihat oleh ribuan orang followers @dagelan. Selain itu, jumlah followers akun bisnis instagram kita bisa meningkat drastis.

Dalam mengembangkan bisnisnya @dagelan tidak hanya membuka jasa iklan. Selain penghasilan dari iklan, @dagelan juga sering menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti untuk pembuatan game dan komik. 

Instagram banyak dipakai oleh para remaja. Followers @dagelan juga kebanyakan adalah remaja. Cocok bagi sobat muslim yang produk/jasa bisnisnya menyasar para remaja sebagai target pasar.

Biasanya dalam dua bulan ke depan slot iklan di @dagelan sudah terisi penuh. Seringkali pengiklan harus antri lebih dari dua bulan sampai iklannya bisa diposting.

Bagaimana sobat muslim apakah tertarik untuk terjun berbisnis di Instagram dengan membuka media pemasana online? Banyak pilihan untuk berbisnis di dunia maya. Salam sukses dua dunia :)
Kisah Sukses: Alice Norin, Sukses Bisnis Online 8Wood

Kisah Sukses: Alice Norin, Sukses Bisnis Online 8Wood

Artis Alice Norin menggeluti bisnis online setelah sebelumnya gagal di bisnis telekomunikasi. Usahanya sukses berkat media sosial meski dengan modal minim.

Alice Norin, Sukses Bisnis Online 8Wood
Alice Norin, CEO 8Wood
Awalnya ia diajak teman untuk berbisnis dengan janji keuntungan yang menggiurkan. Sayangnya Alice tertipu, uang inventasinya malah dibawa kabur.

Kemudian muncul ide untuk membuka e-commerce. Sempat khawatir modal tidak cukup, Alice memberanikan diri membuka 8Wood.id dengan produk fashion wanita modern seperti dress dan baju. Ia tidak hanya membuat brand sendiri, tetapi merangkul sejumlah brand lokal untuk bergabung. Bisnis yang dimulai sejak tahun 2008 itu menawarkan banyak brand agar konsumen mempunyai pilihan lebih banyak.

Filosofi 8Wood adalah angka 8 bermakna sangat berarti. Angka delapan punya garis yang tidak ada putusnya. Ia berharap kekayaan dalam hidup bisa seperti itu, tidak ada putusnya. Alice percaya bahwa usaha ini bakal menjadi bekal masa depannya. Ketika berhenti di dunia hiburan, ia bisa fokus mengembangkan usaha ini.

Promosi memanfaatkan media sosial seperti Instagram. Dalam sehari, 8Wood dapat menjual kurang lebih 200 produk dengan kisaran harga Rp 50.000 sampai Rp 400.000 /pcs. Berarti omset maksimal sekitar Rp 80.000.000 per harinya.
Sharing Bisnis dari "Sang Pengatur Bisnis Global"

Sharing Bisnis dari "Sang Pengatur Bisnis Global"

Wempy Dyocta Koto (CEO Wardour and Oxford Business) lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 1976. Namun, masa kanak-kanak hingga dewasa, dari TK, SD, SMP, SMA, S1, dan S2 ia jalani di Sydney Australia. Sehingga maklum jika pada awal presentasinya ia mengatakan tidak pandai berbahasa indonesia. Hadirin pun sangat memakluminya. Pemaparan mix antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Meski terlahir di Sumatera, namun logatnya kental 'kebule-bulean'.

Bisnis global
Wempy Dyocta Koto
Di Australia ia bersekolah di sekolah elite berbiaya mahal, namun merupakan sekolah terbaik kualitasnya. Kebanyakan siswanya adalah orang-orang Yahudi. Teman Wempy bilang, "Wempy jangan sekolah di sana! Mahal. Siswanya jenius-jenius. Nanti kamu jadi siswa tertinggal di sana." tapi, Wempy terus belajar dan ternyata ia selalu meraih peringkat satu. Pada hari kelulusan ia lulus cumlaude dan meraih peringkat tertinggi. Alhamdulillah.

Karena prestasinya, ia mendapat hadiah dari kampusnya untuk melanjutkan pendidikan S3 di manapun di seluruh dunia ini yang ia suka. Oxford di UK, Harvard di Amerika, atau yang lainnya. Tadinya ia ingin kuliah di Amerika, tapi dosennya bilang, "Kalau kamu ke New York kuliahmu gak akan selesai-selesai nanti karena kamu pasti akan jalan-jalan terus di sana. Wempy, kamu orang Indonesia. Apakah kamu bisa berbahasa Indonesia?"

"Tidak."

"Apakah kamu tau Indonesia?"

"Tidak."

"Bagaimana kalau kamu kuliah di Indonesia saja?"

Wempy pun dengan senang akhirnya memilih kuliah di Universitas Indonesia. Pulang ke negeri asalnya. Hari pertama ia diantar Sang Ibunda ke asrama mahasiswa UI. Cerita Wempy, Sang Ibu menangis sedih karena kamar Wempy sangat sempit dengan fasilitas seadanya. Tanpa AC, hanya ada kipas di langit-langit. Sangat kontras dengan kehidupannya yang serba nyaman dan wah di Sydney. Tapi, Wempy menerimanya dengan senang hati. Ia mengaku mengalami culture shock saat itu.

Lulus dari UI ia kerja di perusahaan keuangan terbesar di dunia yang kantornya di Australia. Waktu usianya 20 tahun, ia telah berpenghasilan USD 300,000 (Rp 300 juta) per bulan (atau per tahun?). Ia pun membeli rumah kesatu, kedua, ketiga, keempat, dan banyak rumah lagi sebagai investasi masa mudanya. Dan.... semua properti itu ia beli di kawasan elit! ia pun mempunyai mobil mewah.

Suatu ketika ia keluar dari salah satu rumahnya menuju rumahnya yang lain dengan mengendarai mobil mewah. Di tengah perjalanan ia menghentikan mobilnya dan menangis. Ia melihat teman-teman seusianya masih bersusah payah bekerja di McD dan di tempat-tempat lain, tapi ia telah memiliki segalanya. Sejak kecil selalu berkecukupan bahkan lebih. Ia merasa hampa. Meski secara ekonomi ia sangat berkecukupan, tapi ia merasa ada sesuatu yang kurang. Ia menangis dan bertanya, "What's wrong with my life?!"

Dari Australia Wempy pindah ke Singapura. Ia tinggalkan semua properti dan kehidupan nyamannya. Ia memulai hidup dari nol di Singapura. Ia ingin merasakan apa yang dirasakan orang lain. Ia pun menuai sukses di Singapura dengan income sangat besar.

Ia berperan dalam membesarkan beberapa perusahaan ternama seperti Samsung, LG, dll. Ia bolak-balik ke Korea untuk keperluan bisnisnya. Kemudian ia pindah kerja ke Hongkong. Lalu ke London, San Fransisco, dll. Pada usianya yang sekarang ia merasa, "Sudah saatnya kembali ke Indonesia dan membangun negeri tanah kelahiran." Ia telepon Sang Ibunda, "Mama, aku pindah ke Jakarta. Aku balik ke Indonesia. One way." ia mengisyaratkan akan menetap di Indonesia dan tidak pindah-pindah ke luar negeri lagi.

Ibunya seolah tak percaya, "Apakah kamu serius memilih pindah ke Jakarta?"

Segala kesuksesan telah ia raih. Tapi, ia telah mempertimbangkan kemacetan Jakarta, banjir, birokrasi yang sulit, panas, dan serba-serbi kekurangan Indonesia. Tapi, ia yakin bisa. Bisa memberikan kontribusi untuk negerinya agar bisa maju dan mendorong para pengusaha lokal untuk Go International!

Mimpinya, ia senang melihat orang lain bisa jalan-jalan ke luar negeri seperti dirinya. "Saya ingin ketika
Mimpinya, ia senang melihat orang lain bisa jalan-jalan ke luar negeri seperti dirinya. "Saya ingin ketika saya jalan-jalan di Tokyo, di Eropa, di Amerika, di mana pun di luar negeri, maka saya akan mudah menemukan orang Indonesia. Mudah menemukan produk Indonesia. Itu cita-cita saya."

Di antara produk brand lokal yang sudah ia bantu ke pasar internasional diantaranya Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Bakar Mas Mono, Keripik Ma' Icih, dll.

Menurutnya, yang salah di Indonesia ini adalah, "Kita ini terlalu tergantung pada natural resources (sumber daya alam/SDA) kita. Kita terlalu fokus mengurus itu. Seharusnya fokus kita kepada human resources-nya (sumber daya manusia), karena ia yang mengelola SDA.

"Never stop learning. Jangan berhenti belajar. Terus develop (kembangkan) diri selamanya. Saya sampai sekarang masih terus belajar. Berapa minggu sekali saya ke Netherland untuk belajar leadership."

"Sekolah lah setinggi mungkin. Ilmu itu tak ada batasnya. Belajarlah darimana saja dan dari siapa saja. Dorong anak-anak Anda untuk dapat bersekolah di luar negeri. Jangan berhenti kuliah. Selesaikan kuliah lalu kuliah lagi dan terus belajar."

"Uang itu gampang. Mudah dicari. Sedangkan pendidikan itu sulit. Carilah pendidikan. Ketika kamu fokus pada pendidikan maka sesungguhnya kamu fokus pada kekayaan. When you stop learning, you stop earning. Ketika kamu berhenti belajar maka kamu berhenti menghasilkan."

"Jika kita bisa mengolah SDA kita dengan teknologi tinggi, maka margin/keuntungan yang kita dapat semakin besar. Singapura tidak punya SDA seperti Indonesia. Ia membeli bahan baku dari kita dengan harga murah lalu diolahnya kemudian hasilnya ia jual dengan harga mahal."

"Dalam menghadapi ASEAN Economic Community/Masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) 2015 dan perdagangan global, jika ingin berhasil, menurut saya yang terpenting bukanlah mengalahkan atau menjatuhkan kompetitor kita, tapi yang paling penting adalah berkolaborasi dengan kompetitor kita."

Ustadz Valentino Dinsi, SE, MM, MBA yang duduk di sebelah kanan saya mengangguk-angguk setuju/membenarkan pernyataan Wempy ini. Ya, kolaborasi. Bukan mengalahkan. Bukan menjatuhkan lawan.

Saat ini China mengakuisisi perusahaan industri makanan besar dari Amerika. "Kalau kita bisa membeli perusahaan yang telah maju dan sistem bisnisnya telah rapi, ngapain kita harus memulai dari nol? Lebih baik kita memulai langsung dari atas dan melesat." Ustadz Valentino Dinsi kembali mengangguk-angguk tanda sepakat dengan pernyataan Wempy.

"Kenapa orang Yahudi kaya-kaya? Karena Yahudi di seluruh dunia bersatu. Uang dari satu Yahudi hanya berputar ke kalangan Yahudi yang lain. Misalnya ketika ia butuh tukang cat maka ia mencari tukang cat Yahudi. Ketika ia naik taksi ia hanya naik taksi milik/pengemudi Yahudi. Ketika ia ingin belajar bisnis maka mereka belajarnya kepada Yahudi yang lain."

Ustadz Valentino Dinsi mengangguk membenarkan pernyataan Wempy. Bahwa penting untuk bersatu dan berkolaborasi. Sehingga untuk memajukan perekonomian umat Islam, tagline yang diusung adalah "PENGUSAHA MUSLIM BERSATU".

Ustadz Valentino Dinsi mengingatkan, "Menurut hasil riset, 15 tahun kedepan adalah masa keemasan perekonomian Indonesia yang mana belum tentu akan terulang kembali dalam 200 tahun ke depan. Salah satu indikatornya, 2/3 penduduk Indonesia saat ini adalah usia produktif. Maka dari itu, kaum muslimin yang saat ini belum punya bisnis agar segera berbisnis. Dan online kan bisnis Anda! Semoga yang saat ini hadir di Majelis Ta'lim Wirausaha, yang sudah punya bisnis semoga bisnisnya makin sukses makin berkembang dan yang belum punya bisnis semoga semua punya bisnis yang sukses dan berkembang. Dan doa kita, makin kaya makin sholeh, tambah kaya tambah takwa tambah dekat dengan Allah." Aamiin.

Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat
Ahad, 12 April 2015
Catatan dibuat oleh Sidik Gandhi

Jam Tangan Couple