PROMO JANUARI 2017

Strategi Membidik Target Pasar Wanita dalam Menjual Produk

Strategi Membidik Target Pasar Wanita dalam Menjual Produk

Wanita merupakan target pasar potensial dalam dunia pemasaran. Wanita adalah konsumen yang berpengaruh. Sekitar 97% keputusan pembelian dipengaruhi oleh wanita. Seperti belanja makanan, kebutuhan peralatan rumah tangga dan pakaian didominasi oleh ‘kekuasaan’ wanita.

Wanita masa kini tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga saja, tetapi juga sebagai wanita karir dan pengusaha. Jumlah wanita yang bekerja lumayan banyak, terjun baik di sektor industri maupun panggung politik. Ada lebih dari satu miliar wanita yang diperkirakan bekerja. Saat ini kemudahan berbisnis secara online melalui internet membuat wanita bisa merintis usahanya sendiri.

Tips Strategi Membidik Target Pasar Wanita dalam Menjual Produk lisucorp lisubisnis bisnis muslim

Wanita cenderung lebih konsumtif dibandingkan dengan kaum pria. Meskipun demikian mereka teliti dan membelanjakan uangnya untuk keperluan yang benar-benar dibutuhkan, terutama wanita yang sudah menikah. Ibu rumah tangga relatif fokus pada bidang pendidikan dan kesehatan. Wanita suka berinteraksi dan membentuk komunitas, sehingga menjadi target pasar yang menjanjikan.

Banyak yang bilang wanita mudah tertarik dengan benda-benda yang unik dan gemar berbelanja. Hasrat yang muncul ketika ingin membeli suatu produk terkadang bukan karena kebutuhan, tetapi karena suka semata.

Banyak faktor yang membuat wanita tertarik atau menyukai suatu produk. Misalnya bentuk yang unik dan lucu, harga murah, diskon, gratis dan saran dari teman. Seringkali wanita membeli produk yang sebenarnya tidak ingin dibeli. Meskipun demikian, wanita akan selektif mengenai harga suatu produk. Faktor harga menjadi pertimbangan pertama dan utama ketika memilih produk.

Pengusaha yang menawarkan produk kepada target pasar wanita harus memiliki banyak strategi untuk menarik perhatian mereka. Pengecualian untuk dunia fashion, relatif lebih mudah. Ada beberapa tips atau strategi promosi yang sering dilakukan oleh para pengusaha untuk menjual produknya kepada target pasar wanita.

GRATIS UJI COBA. Free trial terutama bagi usaha yang baru launching menjadi cara yang efektif untuk menarik perhatian. Misalnya mencoba produk kecantikan secara gratis atau voucher makan gratis satu kali bagi mahasiswi dengan menunjukkan kartu identitas.

GRATIS. Siapa yang tidak tertarik melihat atau mendengar kata GRATIS? Terutama kaum wanita akan sangat tertarik dan langsung memburunya. Misalnya dengan membeli beberapa produk tertentu, konsumen bisa mendapatkan gratis produk yang lain.

DISKON. Wanita dan diskon seakan tidak bisa dipisahkan. Promo potongan harga bisa dilakukan pada momen-momen khusus, seperti awal bulan dan hari raya tertentu.

Strategi lainnya bisa menggunakan strategi voucher, bonus, hadiah, promo terbatas dan promo paket. Strategi ini tergolong sangat efektif jika dicocokan dengan fakta berikut ini.

Banyak yang bilang wanita punya hobi belanja, naluri belanjanya besar. Mungkin ini ada benarnya. Secara ilmiah, menurut peneliti di University of Michigan, belanja menjadi terapi untuk menurunkan stres dan membuat bahagia. Kegiatan membeli sesuatu, 40 kali lebih efektif membuat bahagia dibandingkan hanya melihat-lihat saja.

Penelitian lainnya memaparkan bahwa orang yang berbelanja saat mood dalam kondisi buruk, berbelanja lebih banyak dari biasanya. Sebanyak 62% di antaranya mengaku untuk menghibur diri.
Inspirasi Bisnis : 7 Tips Bisnis dari Al-Qur’an surat Al-Mudatsir ayat 1-7

Inspirasi Bisnis : 7 Tips Bisnis dari Al-Qur’an surat Al-Mudatsir ayat 1-7

Kali ini kita akan menyimak tips bisnis sukses yang sangat bermanfaat melalui tulisan karya Emryas Imsak S. dengan sedikit pembaharuan. Ini bukan tafsir surat Al-Mudatsir, melainkan inspirasi bagi para pebisnis muslim yang dikembangkan dari terjemahan surat Al-Mudatsir ayat 1-7.

Inspirasi Bisnis 7 Tips Bisnis dari Al-Qur’an surat Al-Mudatsir ayat 1-7 lisucorp.blogspot.com lisunews lisubisnis

Sangat dianjurkan untuk sobat muslim yang konsen di bidang pemasaran atau bisnis pemasaran untuk membacanya. Mari mulai.

“Wahai orang yang berkemul (berselimut)!”
Mungkin saat ini kita sedang terpuruk, takut atau ragu untuk maju, pikiran tertutup selimut, takut gagal, bahkan mental block. Percayalah, kita sedang disapa oleh Allah SWT.

“Bangunlah, lalu berilah peringatan!”
1. Bangunlah
Kita harus bangun, bangkit dan meninggalkan selimut. Buka pikiran dan bongkar mental block. Bakar semangat untuk mencari peluang usaha, segera memulai bisnis, cari solusi dari setiap permasalahan dalam bisnis yang sedang dijalankan.

2. Berikan presentasi
Buat materi presentasi yang bagus dan menarik, lalu sampaikan dengan hebat. Lancarkan promosi dan lakukan edukasi pasar mengenai produk atau jasa kita. Orang yang bangkit, berdiri dan berani menyampaikan peringatan, tentu saja karena sudah yakin, tahu pasti dan menguasai hal yang akan disampaikan.

Kuasai pengetahuan tentang produk atau jasa, manfaat dan keuntungan dari produk, disertai testimoni dari pelanggan yang sudah merasakannya.

“dan agungkanlah Tuhanmu”
3. Besarkan peran Tuhanmu
Kesembuhan itu datangnya dari Allah SWT, obat hanyalah salah satu cara untuk berikhtiar. Ajaran Islam mewajibkan kita untuk selalu berikhtiar. Sukses dalam bisnis kita tiada lain karena adanya peran Allah SWT semata. Tugas kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, yakinlah kesuksesan akan mengiringi kerja keras kita.

“dan bersihkanlah pakaianmu”
4. Rubah penampilan
Orang lain akan tertarik dengan presentasi kita apabila berpenampilan pantas. Itu berarti rapi, santun, berkelas, tidak urakan dan sederhana. Tidak perlu mahal, yang penting rapi, bersih dan terlihat pantas sehingga mencerminkan orang yang baik dan sukses.

“dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji”
5. Tinggalkan kebiasaan buruk, perilaku tidak baik dan sikap negatif
Penggalan ayat ini mengajarkan untuk hijrah. Berpindah dari perilaku, sikap, cara dan lingkungan negatif ke hal yang positif. Tinggalkan perbuatan dosa dan perbanyak beramal soleh. Hal penting, cari tempat positif untuk presentasi kepada calon investor maupun konsumen.

“dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak”
6. Jangan terlalu berharap mendapatkan keuntungan besar
Tugas kita hanya presentasi dan promosi sehebat mungkin. Urusan closing itu serahkan kepada Allah SWT. Dia-lah yang menggerakan hati, memampukan rezeki konsumen untuk bisa membeli produk kita. Jika Allah SWT berkehendak tidak closing, sampai kapanpun transaksi tidak akan terjadi. Jadi tetap besarkan perannya. Tugas kita adalah presentasi dan promosi semaksimal mungkin dengan ilmu pemasaran yang dikuasai. Aplikasikan konsep D.U.I.T (Doa, Usaha, Istiqomah, Tawakal).

“Dan karena Tuhanmu, bersabarlah”
7. Perbesar skala kesabaran kita
Kesuksesan dalam berbisnis ada prosesnya, tidak ada yang instan. Perlu kesabaran menghadapi penolakan, komplain, kritik dan penundaan. Kita perlu bersabar mempelajari berbagai strategi bisnis, pemasaran online, teknik prospecting, dan lain sebagainya. Yakinlah bahwa Tuhan selalu berada di samping orang yang sabar. Mereka sedang meniti jalan yang benar dalam menuju sukses dunia dan akhirat.
Alasan Bisnis Fashion Bisa Sangat Menguntungkan Walau dengan Modal Kecil

Alasan Bisnis Fashion Bisa Sangat Menguntungkan Walau dengan Modal Kecil

Bisnis di bidang fashion menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan, terutama jika menyasar wanita sebagai target pasar. Bisnis ini tidak ada matinya, karena sandang menjadi salah satu kebutuhan primer manusia, selain makanan dan tempat tinggal. Bukan sekedar untuk melindungi tubuh atau penutup aurat, masyarakat membeli pakaian agar terlihat menawan dan tidak ketinggalan mode.

Alasan Bisnis Fashion Bisa Sangat Menguntungkan Walau dengan Modal Kecil lisucorp lisubisnis bisnis muslim

Produk mode lainnya seperti tas, sepatu, jilbab, selendang dan aksesoris yang menjadi pelengkap, turut menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satu kunci sukses berbisnis di bidang fashion adalah jeli dalam mengetahui kegemaran masyarakat dan menangkap arah mode atau menciptakan mode baru.

Jika sobat muslim memiliki keahlian dan ketertarikan yang tinggi di bidang fashion, saya sarankan untuk segera mencoba bisnis ini. Perkembangan dunia maya saat ini semakin memudahkan para pebisnis pemula dalam merintis usaha. Bahkan pebisnis offline bisa mengembangkan bisnisnya secara maksimal melalui penjualan secara online.

Beberapa pilihan metode untuk memulai bisnis di bidang fashion adalah mencari supplier pakaian dan menjualnya (baik produksi lokal atau impor) secara online atau memasarkan produk fashion karya sendiri secara online. Selain pakaian, sobat muslim bisa memilih produk mode lainnya. Paling penting adalah kita merasa senang dan nyaman untuk menjalankannya, apapun produk fashion yang dipilih harus sesuai dengan minat, hobi atau passion yang dimiliki.

Ada beberapa alasan bisnis fashion bisa menjadi pilihan yang tepat dalam berbisnis.

1. Modal tidak terlalu besar
Sobat muslim bisa menyiapkan stok mulai dari satu lusin pakaian. Seiring berjalannya usaha, ketika perputaran uang sudah lancar stok bisa ditingkatkan sedikit demi sedikit. Misalnya dua lusin, puluhan lusin hingga stok maksimal sesuai permintaan.

Alternatif lain adalah menjadi reseller dropship. Sobat muslim bisa menjualkan produk dari orang lain atau supplier tanpa harus memiliki stok produk. Sehingga tinggal fokus melakukan pemasaran secara maksimal. Dengan modal yang tergolong minim, sobat muslim bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

2. Fleksibilitas harga
Harga jual produk fashion bisa dinaikkan atau diturunkan, relatif lebih mudah dalam menyesuaikan harga. Model pakaian yang sama persis belum tentu bisa ditemukan di toko yang lain. Selain itu, relatif sulit untuk membandingkan harga keduanya.

3. Banyak modelnya
Kita tidak perlu khawatir kehabisan model atau variasi produk baru. Produk yang termasuk ke dalam dunia fashion tidak akan pernah kehabisan model, karena dari waktu ke waktu akan muncul produk yang baru dengan perputaran yang cepat. Orang-orang saat ini memiliki banyak keinginan untuk model pakaian yang akan dikenakannya. Dengan demikian calon pembeli akan selalu ada.

Model yang variatif muncul karena kategori untuk fashion itu banyak sekali, seperti pakaian pria dan wanita, pakaian pria/wanita remaja dan dewasa, pakaian anak dan bayi serta pakaian muslim/muslimah.
Belajar Strategi Bisnis dari Kisah Nabi Nuh dalam Menghadapi “Banjir Bandang”

Belajar Strategi Bisnis dari Kisah Nabi Nuh dalam Menghadapi “Banjir Bandang”

Besok, Rabu tanggal 9 Maret 2016 akan terjadi gerhana matahari. Momen langka yang muncul dalam beberapa tahun terakhir. Namun, kita tidak akan membahas gerhana kali ini. Rendy Saputra, CEO KeKe Busana, akan membuka mata kita untuk segera membangun “Bahtera Nuh” dalam menghadapi “Banjir Bandang” perubahan. Mari kita simak kisahnya.

---

Terkisah Nabi Nuh ‘Alaihissalam yang diuji oleh ummat yang sukar diajak untuk beriman. Terkabar Ilahi akan hadirnya banjir bandang. Nabi Nuh AS kemudian membangun kapal di atas gunung nan tinggi. Semua orang mengejek, mencela, bahkan menganggap gila. Tak hanya ummatnya, anaknya pun tak sanggup ia selamatkan.

Belajar Strategi Bisnis dari Kisah Nabi Nuh dalam Menghadapi “Banjir Bandang” lisucorp lisubisnis bisnis muslim

Banjir besar pun datang. Menyapu peradaban. Kecuali mereka yang beriman. Yang memilih menaiki bahtera harapan. Itulah sejengkal kisah peradaban. Dihadirkan agar diambil pelajaran.

---

Kali ini Saya tidak pada posisi membahas kisah Nabi Nuh sebagai seorang ulama. Karena memang Saya tidak pakar dalam hal tersebut. Namun ijinkan hamba nan bodoh ini mengambil ibroh bisnis dari kisah Nabi Nuh.

Kisah Nabi Nuh dan kapalnya mengusik fikiran Saya semalaman suntuk. Bagaimana kisah Nabi Nuh ini berkesuaian dengan apa yang terjadi dalam dunia bisnis sekarang: disruption atau penggilasan.

---

Di tahun 1990-an, santer terdengar isu tentang perkembangan dunia telekomunikasi. Isu santer itu bernama Global System for Mobile-Communication atau yang disingkat dengan GSM. Ada isu besar, bahwa ada teknologi yang membuat manusia tak lagi berkomunikasi via kabel. Teknologi ini membuat manusia bisa terhubung secara nirkabel.

PT. Telkom saat itu tengah menikmati pembayaran tarif telepon fix line yang bersumber dari pembayaran telepon rumah, Telkom terbuai, namun beberapa orang meyakini 'Banjir Bandang' akan datang, lalu muncul yang kita sebut dengan GSM. Sejak tahun 1993, Telkom bergerak mendirikan bakal calon anak perusahaan berteknologi GSM. Kemudian berdirilah Telkomsel pada tahun 1995.

Membangun Telkomsel di tahun 1995, ibarat membangun Kapal di atas gunung. Tidak sedikit pesimisme dan cibiran berdatangan dari mereka yang tidak “mengimani” banjir bandang GSM. Itulah kabar burung yang Saya dengar dari para pendiri Telkomsel di generasi pertama. Mereka seakan orang-orang aneh dalam sejarah.

Telkomsel cukup terseok untuk menghadirkan layanan terbaik di tahun awal-awal pendiriannya. Pelanggan masih minim karena tekonologinya masih belum merata.

Sejarah berlalu dan banjir bandang pun terjadi. Arus GSM mengalir deras dan keras ke peradaban. Perangkat mobile phone menyesaki saku-saku penduduk Indonesia. Peradaban telepon rumah seakan-akan ditinggalkan. Sebagian masih dipertahankan untuk syarat pencairan kredit bank.

Kini Telkomsel telah menjadi pemasok mayoritas pendapatan Telkom Group. Perusahaan yang dahulu dicibir, kini mendadak menjadi “Bahtera Nuh” bagi perusahaan raksasa telekomunikasi di Indonesia itu.

Sejalan dengan cerita Nabi Nuh, teknologi GSM hadir bersamaan dengan teknologi internet, surat elektronik dan kerabatnya. Sebuah perusahaan jasa pengiriman nasional yang tak bisa Saya sebutkan namanya, tidak begitu mengimani kabar hadirnya “Banjir Bandang” Teknologi.

Kini perusahaan tersebut bertahan walau berat. Andai sempat membangun “Bahtera Nuh”-nya, Saya yakin, keadaan perusahaan tersebut bisa lebih baik dibandingkan saat ini.

Aset-aset perusahaan tersebut kini mulai menua dan tidak terawat. Model bisnis mereka kini mulai direvolusi menjadi payment gateway dan ekspedisi pengiriman barang. Walau terseok, mereka tetap bertahan. Persis seperti kampung paska banjir: recovery nya cukup berat.

---

Ada beberapa hal yang dapat kita petik ambil pelajaran.

Banjir Bandang Pasti Datang
Dalam dunia yang terus bergerak, perubahan adalah hal yang pasti terjadi. Hal yang jarang disadari adalah perubahan yang terjadi akan berdampak seperti banjir bandang. Perhatikan hal berikut ini,

Anda berbisnis di industri kapal feri yang termasuk moda angkutan laut jarak pendek. Biasanya menghubungkan pulau antar selat. Apa yang terjadi jika pemerintah berhasil membangun jembatan atau terowongan bawah laut? Banjir bandang datang.

Anda berbisnis pulsa, bagaimana jika suatu hari dunia bisa sepenuhnya terkoneksi internet, sehingga orang tidak perlu lagi membayar pulsa untuk berkomunikasi? Banjir bandang tiba.

Anda berbisnis lembaga kursus bahasa Inggris, bagaimana jika suatu saat, ada platform edukasi bahasa Inggris yang tidak lagi membutuhkan kehadiran fisik peserta didik? Pasti banjir bandang.

Bisnis apa pun yang sedang kita jalani hari ini, tidaklah lepas dari ancaman banjir bandang. Karena begitulah dunia senantiasa berubah.

Bangunlah Bahtera Nuh-mu
Banjir Bandang adalah keniscayaan, namun hal itu bukanlah ancaman ketika Anda berhasil membangun Kapal di atas gunung. Seperti Telkom yang berhasil membangun Telkomsel, Seperti Trans Grup yang berhasil memodifikasi Mall-nya menjadi sebuah wahana rekreasi, karena mereka menyadari bahwa orang tidak akan lagi datang ke mall untuk sekedar berbelanja, namun untuk rekreasi. Biarkan impulse buying sebagai trigernya.

Apakah sudah membangun kapal Nuh Anda?

Sang Penghina akan Tenggelam
Lihatlah kisah Nabi Nuh, mereka yang menghina akhirnya larut bersama banjir bandang. Ini persis seperti kesadaran Kodak akan kamera digital. Mereka mentertawakan konsep kamera digital yang tidak memiliki film di dalamnya. Kodak mentertawakan kapal Nuh yang telah dibangun Canon. Sekarang Kodak tenggelam dalam “kekufurannya” itu.

Begitulah Nokia yang mentertawakan Android, dimana Nokia sangat mengagung-agungkan sistem operasi syimbian-nya. Dan akhirnya mereka tenggelam bersama kesombongannya.

Begitulah biro-biro travel yang tidak segera move on ke perilaku digital. Mereka akhirnya harus gigit jari menonton Traveloka melahap hampir seluruh market share penjualan tiket mereka. Mereka tak berdaya tenggelam bersama banjir bandang perubahan.

---

Semoga Allah senantiasa melindungi Saya, Anda dan kita semua, dari ‘Banjir Bandang’ yang mungkin tak kuasa kita atasi. Dan semoga Allah menuntun Saya, Anda dan kita semua, agar mampu membangun Bahtera Nuh yang semestinya.

CEO Words
Kamis, 25 Februari 2016
Rendy Saputra - CEO KeKe Busana
11 Widget Penting yang Sebaiknya Harus Ada di Blog

11 Widget Penting yang Sebaiknya Harus Ada di Blog

Widget menjadi fasilitas yang membuat blog atau website terlihat hidup. Banyak widget yang menarik, tetapi ada beberapa widget penting yang sebaiknya harus ada di blog sobat muslim.

Widget Penting yang Sebaiknya Harus Ada di Blog

Widget ini biasanya dipasang di sidebar atau post area. Posisi pemasangan widget tidak hanya memperhitungkan tampilan semata, tapi yang lebih penting adalah fungsinya. Berikut ini adalah beberapa widget penting tersebut.

1. Search engine atau kotak penelusuran
Widget ini sangat penting untuk mencari kata kunci yang ada di blog kita. Pengunjung akan dengan mudah menemukan artikel atau konten yang dibutuhkan dengan mencarinya lewat kotak pencarian.

2. Recent post
Widget ini menampilkan artikel terbaru. Meski di halaman utama menampilkan beberapa postingan terbaru, ada kalanya pengunjung tidak datang langsung lewat halaman utama. Di sini recent post menjadi sangat penting.

3. Recent comment.
Widget yang menampilkan komentar-komentar terbaru dari blog. Dengan melihat banyak komentar dari orang lain, tentu akan menarik pengunjung untuk membaca artikel dan ikut berkomentar.

4. Related Post
Widget yang menampilkan tulisan-tulisan terkait dengan tulisan yang sedang dibaca. Bisa mempermudah pembaca untuk mendapatkan ilmu atau bacaan yang sesuai dan mendatangkan banyak page view.

5. Categories atau Label
Pembaca dapat mencari konten berdasarkan kategori yang sudah ada di blog. Pengunjung yang ingin mendapatkan informasi khusus bisa mendapatkan beberapa artikel melalui label tertentu.

6. Komunitas blog
Widget-widget sebagai media untuk membentuk komunitas blog, misalanya google friend connect, fan page dan lain-lain. Fungsinya adalah membentuk komunitas yang ramai dan mempermudah pengunjung berlangganan feed blog kita.

7. Blog Archive
Widget yang menampilkan jumlah postingan blog dalam hitungan hari atau bulan. Widget ini mempermudah pembaca dalam melakukan penulusuran.

8. Situs jejaring sosial
Widget yang menampilkan jejaring sosial yang kita ikuti, misalnya twitter update. Blog akan selalu terlihat up to date dan ada pemiliknya yang bisa dihubungi.

9. Google badge
Pengunjung bisa mengikuti kita di Google+ hanya dengan meng-klik follow di google badge yang kita pasang di blog.

10. Button share
Widget ini adalah satu widget yang akan bisa menyebarkan tulisan kita ke jejaring sosial atau bookmarking. Tulisan kita akan mudah menyebar dengan dibagikan ke twitter atau facebook. Ini menjadi ajang promosi blog dan bisa mendatangkan banyak pengunjung.

11. Subscribe Via Email atau berlangganan artikel
Kita perlu menyediakan fasilitas berlangganan artikel. Dengan adanya fasilitas ini, pembaca dapat dengan mudah berlangganan artikel lewat email. Ketika berlangganan artikel, mereka akan mendapatkan pemberitahuan setiap kali ada tulisan terbaru di blog sobat muslim. Untuk menambahkan fasilitas berlangganan artikel, kita dapat menggunakan layanan Feedburner.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk sobat muslim yang memiliki blog. Apalagi agar blog yang dikelola bisa menghasilkan uang dengan mendatangkan pengunjung yang banyak. Salam sukses dua dunia :)
Riba dalam Transaksi Jual Beli dan Utang Piutang Menurut Islam

Riba dalam Transaksi Jual Beli dan Utang Piutang Menurut Islam

Semakin banyak umat muslim yang peduli dengan transaksi riba dan turunannya. Sebagian tercerahkan secara online lewat akun sosial media seperti Pengusaha Tanpa Riba dan sebagian lagi terinspirasi setelah mengikuti seminar-seminar yang diselenggarakan berbagai komunitas serupa.

Persepsi tentang pengertian riba perlu disamakan, berikut ini saya repost ulang  materi tentang penjelasan riba yang bersumber dari FP Pengusaha Tanpa Riba. Khususnya dalam perkara transaksi jual beli dan utang piutang.

Riba dalam Transaksi Jual Beli dan Utang Piutang Menurut Islam lisucorp bisnismuslim
Mayoritas ulama menyatakan bahwa riba bisa terjadi dalam dua hal, yaitu dalam utang (dain) dan dalam transaksi jual-beli (bai’). Keduanya biasa disebut dengan istilah riba utang (riba duyun) dan riba jual beli (riba buyu’).

Riba dalam utang dikenal dengan istilah riba duyun, yaitu manfaat tambahan terhadap utang. Riba ini terjadi dalam transaksi utang piutang (qardh) atau pun dalam transaksi tak tunai selain qardh, semisal transaksi jual beli kredit (bai’ muajjal).

Perbedaan antara utang yang muncul karena qardh dengan utang karena jual beli adalah asal akadnya. Utang qardh muncul karena semata-mata akad utang piutang, yaitu meminjam harta orang lain untuk dihabiskan lalu diganti pada waktu lain. Sedangkan utang dalam jual beli muncul karena harga yang belum diserahkan pada saat transaksi, baik sebagian atau keseluruhan.

Contoh riba dalam utang piutang (riba qardh), misalnya, jika si X mengajukan utang sebesar Rp. 40 juta kepada si Y dengan tempo dua tahun. Sejak awal keduanya telah menyepakati bahwa si X wajib mengembalikan utang ditambah bunga 15%, maka tambahan 15% tersebut merupakan riba yang diharamkan.

Riba duyun contohnya, jika kedua belah pihak menyepakati ketentuan apabila pihak yang berutang mengembalikan utangnya tepat waktu maka dia tidak dikenai tambahan, namun jika dia tidak mampu mengembalikan utangnya tepat waktu maka temponya diperpanjang dan dikenakan tambahan atau denda atas utangnya tersebut. Inilah yang secara khusus disebut riba jahiliyah karena banyak dipraktekkan pada zaman pra-Islam, meski asalnya merupakan transaksi qardh (utang piutang).

Sementara riba utang yang muncul dalam selain qardh (pinjam) contohnya adalah apabila si A membeli mobil kepada B secara tidak tunai dengan ketentuan harus lunas dalam lima tahun. Jika dalam lima tahun tidak berhasil dilunasi maka tempo akan diperpanjang dan si A dikenai denda (misalnya) berupa tambahan sebesar 10%.

Perlu diketahui bahwa dalam konteks utang, riba atau tambahan diharamkan secara mutlak tanpa melihat jenis barang yang diutang. Maka, riba jenis ini bisa terjadi pada segala macam barang. Contohnya, jika si X berutang lima liter bensin kepada si Y, kemudian ada syarat penambahan satu liter dalam pengembaliannya, maka tambahan tersebut termasuk ke dalam riba yang kita tahu diharamkan. Sama halnya jika si X berutang 20 kg buah jeruk kepada si Y, jika disyaratkan ada tambahan pengembalian, misalnya 2kg, maka tambahan tersebut tergolong riba.

Imam al-Qurthubi telah menyatakan, “Kaum muslimin telah bersepakat berdasarkan riwayat yang mereka nukil dari Nabi mereka (saw) bahwa disyaratkannya tambahan dalam utang piutang adalah riba, meski hanya berupa segenggam makanan ternak”.

Bahkan, mayoritas ulama menyatakan jika ada syarat bahwa orang yang berutang harus memberi hadiah atau jasa tertentu kepada si pemberi utang, maka hadiah dan jasa tersebut tergolong riba, sesuai kaidah, “Setiap qardh yang menarik manfaat maka ia adalah riba”. Sebagai contoh, apabila si B bersedia memberi pinjaman uang kepada si A dengan syarat si A harus meminjamkan kendaraannya kepada si B selama satu bulan, maka manfaat yang dinikmati si B itu merupakan riba.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat muslim semuanya. Kita harus menghindarkan diri dari segala hal yang berakibat pada dosa, termasuk di antaranya perkara riba. Salam sukses dua dunia :)
Cara memberikan pelayanan dalam menangani komplain pelanggan agar puas dan tetap setia

Cara memberikan pelayanan dalam menangani komplain pelanggan agar puas dan tetap setia

Cara memberikan pelayanan dalam menangani komplain pelanggan agar puas dan tetap setia

Konsumen atau pelanggan mempunyai hak untuk mengutarakan pendapatnya mengenai produk atau jasa yang digunakan. Pelanggan bisa menghubungi pihak perusahaan untuk memberikan pujian atau komplain melalui saluran yang tersedia.

Pengusaha atau perusahaan harus bisa mengatasi komplain yang dilayangkan oleh pelanggan. Diperlukan strategi komplain untuk menangani keluhan dari pelanggan dengan cepat dan efektif.

Pelanggan yang keluhannya tidak ditanggapi dengan segera, bisa menyebarluaskan berita negatif ke orang banyak. Banyak kasus pelanggan yang tidak puas menyebarluaskan keluhannya melalui media massa dan media sosial.

Berikut ini beberapa strategi untuk memberikan pelayanan dalam menangani komplain pelanggan agar puas dan tetap setia.

1. Pahami keinginan pelanggan
Cermati keluhan apa yang disampaikan oleh pelanggan. Setelah itu berikan solusi dengan segera, seperti pengembalian uang, perbaikan pelayanan atau penggantian produk. Ada juga yang hanya ingin keluhannya didengar atau perusahaan meminta maaf.

Tanggapi semua keluhan dengan pendekatan yang sama. Jadilah pendengar yang baik, beri perhatian penuh, bersikap ramah, sopan, berempati dan jangan sampai terpancing emosi dengan berbalik ‘menyerang’ pelanggan atau menyanggah untuk membela diri. Identifikasi masalah intinya dan berikan solusi yang tepat dan cepat. Komplain yang tidak dibarengi dengan solusi yang tepat dan cepat bisa menyebabkan ancaman serius.

2. Meminta maaf dan berterima kasih.
Mintalah maaf kepada konsumen dengan tulus, meskipun kesalahan bukan berasal dari pihak perusahaan. Kita harus meminta maaf karena pelanggan mengalami hal yang tidak menyenangkan. Coba untuk berempati dengan memposisikan diri pada posisi mereka

Berterima kasih kepada pelanggan karena telah membantu perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk ataupun pelayanan jasa. Sangat jarang ada pelanggan yang mau meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan respon atas produk ataupun pelayanan jasa suatu perusahaan.

3. Tanggap terhadap komplain
Pelanggan tidak selalu melayangkan komplain lewat telepon. Ada yang melalui surat pembaca, media sosial, email dan website. Sebaiknya dilakukan pengecekan secara berkala di semua channel tersebut agar kita bisa tanggap dalam mengatasi komplain.

4. Lakukan konfirmasi dan minta testimoni positif
Lakukan follow up atau konfirmasi kepada pelanggan yang komplain. Pastikan keluhan mereka telah diatasi dengan baik sehingga menimbulkan kepuasan. Jangan sampai masalah dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian, sehingga pelanggan semakin kesal.

Apabila pelanggan sudah puas, mintalah mereka merevisi keluhan negatif yang terlanjur menyebar, misalnya di media sosial. Bila testimoni negatif terus menyebar, bisa menimbulkan citra produk/jasa yang buruk dan reputasi bisnis tercoreng.

Keluhan pelanggan merupakan hal biasa dalam bisnis. Pelayanan jasa atau kualitas produk tidak semuanya selalu sempurna, pasti ada kalanya terjadi kesalahan. Misalnya kondisi produk yang cacat, tidak sesuai keinginan, pelayanan jelek atau pengiriman terlambat.

Oleh karena itu pebisnis harus selalu siap dalam menghadapi komplain pelanggan dan menjadikannya pelajaran untuk memperbaiki kesalahan. Semoga tulisan ini bermanfaat, salam sukses dua dunia :)
Cara Mudah Beriklan di Instagram dengan Instagram Ads Sponsored

Cara Mudah Beriklan di Instagram dengan Instagram Ads Sponsored

Tepat pada 30 September 2015, media sosial Instagram yang kini dimiliki oleh Facebook Inc. mengumumkan bahwa para pengiklan sudah bisa menggunakan Instagram Ads. Sebelumnya untuk kenyamanan pengguna, Instagram memutuskan untuk tidak mengeluarkan fasilitas beriklan.

Tepat pada 30 Sept 2015, media sosial Instagram yang dimiliki oleh Facebook Inc mengumumkan bahwa para pengiklan sudah bisa menggunakan Instagram Ads. Sebelumnya untuk kenyamanan pengguna, Instagram tidak mengeluarkan fasilitas untuk beriklan.     Mungkin masih banyak sobat muslim yang ingin beriklan di Instagram, tetapi masih belum mengerti langkah-langkahnya. Berikut ini cara mudah beriklan di Instagram dengan Instagram Ads Sponsored.  Langkah 1 Masuk ke akun Facebook. Aktifkan Business Manager (BM) lewat https://business.facebook.com.  Buka BM dan klik tab business settings dan kemudian pilih menu Instagram Accounts untuk menambahkan akun IG.  Langkah 2 Klik ‘claim new Instagram account’. Hal ini berguna untuk menginput akun Instagram agar tercantum dalam Business Manager Facebook. Fitur ini tergolong baru, jadi beberapa akun harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkannya.  Langkah 3 Login ke akun Instagram. Assign-kan (limpahkan wewenang) IG Account itu ke Ad Account yang sudah dibuat/klaim di BM. Akun sudah siap untuk digunakan beriklan di Instagram. Di dalam Assign Ad Accounts, pilih ad account yang diinginkan, kemudian ‘tempelkan’ dengan akun Instagram.  Langkah 4 Setelah melakukan klaim terhadap akun Instagram, sistem akan mengarahkan kembali ke tampilan awal Business Manager. Klik tab Manage Ads.  Buka Power Editor (PE) di dalam Ad Account yang sudah diberi wewenang untuk mengiklankan IG tadi, di menu Ad Account, pilih Ad Account-nya, dan pilih “view ad account in power editor”. Selanjutnya, klik ikon folder  yang terdapat di sebelah kiri lalu klik tombol Create Campaign.  Langkah 5 Ada 3 Objective (jenis iklan facebook) yang bisa digunakan untuk membuat IG Ads.   1. Click to Website (CTW) Membuat orang yang melihat iklan untuk mengunjungi website kita.Jenis iklan semisal CTW memungkinkan tampilan seperti foto, jadi memungkinkan interaksi seperti foto atau video yang biasa diupload di IG.  Tambahannya dengan CTW, ada opsi Call To Action (CTA) semisal tombol ‘shop now’, ‘sign up’ dan lain-lain. Lebih menarik appearance iklannya.   Mulailah dengan membuat Campaign, lalu Ad Set dan Ads. Tiga tingkatan berurut kebawah merupakan Campaign, Ads Set dan Ads. Sobat muslim bisa menargetkan penempatan iklan di Newsfeed IG dipilihan Ad set, artinya klik di bagian Ad Set dan edit.  Di bagian Ads, edit dan pilihlah IG Account yang sebelumnya ditambahkan ke dalam BM. Pilih juga salah satu fanpage yang kamu miliki. Lengkapi link dan foto untuk bahan iklan.  2. Mobile Apps Installs Membuat orang menginstall  aplikasi.  3. Video Views Membuat orang menonton video yang diiklankan.  Langkah 6 Masukkan nama campaign dan pilih satu dari 3 Objective iklan. Selanjutnya, klik tombol Create. Kemudian tinggal membuat Ad set dan Ads untuk iklan  Langkah 7 Klik ikon folder, lalu lalu klik Create Ad Set. Tentukan nama Ad setnya, kemudian klik ikon pensil di sebelah pojok kanan.   Langkah 8 Setelah itu, kita dapat mengatur target Audience, Budget, dan Schedule dari iklan yang dipasang. Kita harus klik Placement Instagram.  Langkah 9 Selanjutnya, atur tab Ads. Pada Placement, klik ikon Instagram yang berada di paling bawah.Kemudian, klik tombol Create Ad dan tentukan nama dari Ad. Pada tab ini kita akan mengatur akun page dan akun Instagram yang akan terkoneksi ke iklan kita.  Masukkan link website yang diinginkan dan deskripsi singkat tentang iklan. Ubah tulisan untuk Call to Action sesuai keinginan.  Langkah 10 Sekarang iklan sudah siap. Klik Upload Changes di PE.  Perhatian: • IG Ads memenuhi peraturan iklan Facebook, di antaranya luas porsi teks di dalam gambar tidak boleh lebih dari 20% total area gambar. • Sediakan gambar yang bukan merupakan hasil gabungan gambar beberapa produk (bagi online shop), karena ini tidak memenuhi kriteria IG Ads, dan berakibat iklan not approved. • Setelah selesai dan diupload di Power Editor, kita dapat mengubahnya di Ad Account, di Ads Manager yang ada di BM. • Bisa menghemat budget karena tidak lagi bergantung kepada paid promote akun besar yang mahal.  Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kemajuan bisnis sobat muslim, terutama yang memanfaatkan Instagram sebagai media utama untuk pemasaran. Salam sukses dua dunia :)

Mungkin masih banyak di antara sobat muslim yang ingin beriklan di Instagram, tetapi masih belum mengerti langkah-langkahnya. Berikut ini cara mudah beriklan di Instagram dengan fasilitas Instagram Ads Sponsored.

Langkah 1
Masuk ke akun Facebook. Aktifkan Business Manager (BM) lewat business.facebook.com.
Buka BM dan klik tab business settings dan kemudian pilih menu Instagram Accounts untuk menambahkan akun IG.

Langkah 2
Klik ‘claim new Instagram account’. Hal ini berguna untuk menginput akun Instagram agar tercantum dalam Business Manager Facebook. Fitur ini tergolong baru, jadi beberapa akun harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkannya.

Langkah 3
Login ke akun Instagram. Assign-kan (limpahkan wewenang) IG Account itu ke Ad Account yang sudah dibuat/klaim di BM. Akun sudah siap untuk digunakan beriklan di Instagram. Di dalam Assign Ad Accounts, pilih ad account yang diinginkan, kemudian ‘tempelkan’ dengan akun Instagram.

Langkah 4
Setelah melakukan klaim terhadap akun Instagram, sistem akan mengarahkan kembali ke tampilan awal Business Manager. Klik tab Manage Ads.

Buka Power Editor (PE) di dalam Ad Account yang sudah diberi wewenang untuk mengiklankan IG tadi, di menu Ad Account, pilih Ad Account-nya, dan pilih “view ad account in power editor”. Selanjutnya, klik ikon folder  yang terdapat di sebelah kiri lalu klik tombol Create Campaign.

Langkah 5
Ada 3 Objective (jenis iklan facebook) yang bisa digunakan untuk membuat IG Ads. 

1. Click to Website (CTW)
Membuat orang yang melihat iklan untuk mengunjungi website kita.Jenis iklan semisal CTW memungkinkan tampilan seperti foto, jadi memungkinkan interaksi seperti foto atau video yang biasa diupload di IG.

Tambahannya dengan CTW, ada opsi Call To Action (CTA) semisal tombol ‘shop now’, ‘sign up’ dan lain-lain. Lebih menarik appearance iklannya. 

Mulailah dengan membuat Campaign, lalu Ad Set dan Ads. Tiga tingkatan berurut kebawah merupakan Campaign, Ads Set dan Ads. Sobat muslim bisa menargetkan penempatan iklan di Newsfeed IG dipilihan Ad set, artinya klik di bagian Ad Set dan edit.

Di bagian Ads, edit dan pilihlah IG Account yang sebelumnya ditambahkan ke dalam BM. Pilih juga salah satu fanpage yang kamu miliki. Lengkapi link dan foto untuk bahan iklan.

2. Mobile Apps Installs
Membuat orang menginstall  aplikasi.

3. Video Views
Membuat orang menonton video yang diiklankan.

Langkah 6
Masukkan nama campaign dan pilih satu dari 3 Objective iklan. Selanjutnya, klik tombol Create. Kemudian tinggal membuat Ad set dan Ads untuk iklan

Langkah 7
Klik ikon folder, lalu lalu klik Create Ad Set. Tentukan nama Ad setnya, kemudian klik ikon pensil di sebelah pojok kanan. 

Langkah 8
Setelah itu, kita dapat mengatur target Audience, Budget, dan Schedule dari iklan yang dipasang. Kita harus klik Placement Instagram.

Langkah 9
Selanjutnya, atur tab Ads. Pada Placement, klik ikon Instagram yang berada di paling bawah.Kemudian, klik tombol Create Ad dan tentukan nama dari Ad. Pada tab ini kita akan mengatur akun page dan akun Instagram yang akan terkoneksi ke iklan kita.

Masukkan link website yang diinginkan dan deskripsi singkat tentang iklan. Ubah tulisan untuk Call to Action sesuai keinginan.

Langkah 10
Sekarang iklan sudah siap. Klik Upload Changes di PE.

Perhatian:
  • IG Ads memenuhi peraturan iklan Facebook, di antaranya luas porsi teks di dalam gambar tidak boleh lebih dari 20% total area gambar.
  • Sediakan gambar yang bukan merupakan hasil gabungan gambar beberapa produk (bagi online shop), karena ini tidak memenuhi kriteria IG Ads, dan berakibat iklan not approved.
  • Setelah selesai dan diupload di Power Editor, kita dapat mengubahnya di Ad Account, di Ads Manager yang ada di BM.
  • Bisa menghemat budget karena tidak lagi bergantung kepada paid promote akun besar yang mahal.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kemajuan bisnis sobat muslim, terutama yang memanfaatkan Instagram sebagai media utama untuk pemasaran. Salam sukses dua dunia :)

Jam Tangan Couple